Kabupaten Purwakarta (ANTARA) - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, memastikan selalu terbuka dalam hal komunikasi publik dan distribusi informasi melalui berbagai platform digital yang ada.
Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Purwakarta Iwan Kuswandi di Purwakarta, Jumat, mengatakan publik juga bisa mengetahui dan melihat langsung bagaimana komunikasi publik di instansi pemerintah.
"Fokusnya adalah bagaimana informasi dapat disampaikan secara efektif dan akurat di era digital yang serba cepat ini," katanya.
Saat menerima kunjungan Lembaga Pers Mahasiswa Lokawarta dari Sekolah Tinggi Agama Islam Dr KH Ez Muttaqien, Iwan Kuswandi juga menyambut baik dan menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan mahasiswa pers dalam menciptakan ekosistem informasi yang sehat dan terpercaya.
Menurut Iwan, pers mahasiswa adalah mitra strategis dalam menyebarkan informasi yang benar dan edukatif.
"Di era digital seperti sekarang, kemampuan mengelola konten dan menjaga akurasi informasi menjadi hal yang sangat krusial," katanya.
Kunjungan tersebut, kata Iwan, juga menjadi momentum berharga untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman di era digital yang terus berkembang pesat, memperluas wawasan tentang pengelolaan komunikasi publik, dan memperkuat sinergi serta membuka peluang kolaborasi.
"Semoga kolaborasi ini menjadi langkah awal yang positif dalam membangun ekosistem komunikasi yang lebih baik demi kemajuan Kabupaten Purwakarta yang semakin maju dan informatif," kata Iwan.
Pembina LPM STAI DR KH EZ Muttaqien Purwakarta Rohendi MIKom mengatakan berbagai topik penting dibahas, terutama berkaitan dengan pengelolaan konten media sosial dan strategi komunikasi publik sehingga menciptakan ruang diskusi yang produktif serta meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang pengelolaan komunikasi publik di instansi pemerintah.
Selama sesi diskusi, tim dari Diskominfo menjelaskan secara rinci proses produksi konten, mulai dari bagaimana ide diubah menjadi materi publikasi yang menarik, alur verifikasi informasi untuk memastikan kebenaran berita, hingga berbagai pendekatan komunikasi yang digunakan untuk memastikan pesan-pesan dari pemerintah tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.
Para mahasiswa juga berinteraksi langsung, mengajukan pertanyaan, dan belajar dari pengalaman praktis mengenai tantangan yang dihadapi dalam mengelola media sosial di lingkungan pemerintah daerah.
Baca juga: Diskominfo Karawang latih pengelola medsos instansi tingkatkan layanan pada masyarakat
Baca juga: Kemendagri beri penilaian baik Pemkab Purwakarta dalam kelola pengaduan
Baca juga: Pemkot Bogor mewujudkan transparansi informasi publik
