• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News bogor
Rabu, 11 Februari 2026
Antara News bogor
Antara News bogor
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Waka BGN: Hasil survei Program MBG cermin sukses Presiden Prabowo

      Waka BGN: Hasil survei Program MBG cermin sukses Presiden Prabowo

      30 menit lalu

      Pabrik BYD kantongi 4 sertifikat penting

      Pabrik BYD kantongi 4 sertifikat penting

      31 menit lalu

      Menteri Haji dan Umrah tegaskan empat program strategis layanani haji

      Menteri Haji dan Umrah tegaskan empat program strategis layanani haji

      34 menit lalu

      KPAI temukan PIP kasus anak akhiri hidup di Ngada NTT terkendala kebijakan teknis bank

      KPAI temukan PIP kasus anak akhiri hidup di Ngada NTT terkendala kebijakan teknis bank

      52 menit lalu

      Mantan Menag Yaqut ajukan permohonan praperadilan soal tersangka kuota haji

      Mantan Menag Yaqut ajukan permohonan praperadilan soal tersangka kuota haji

      1 jam lalu

  • Kabar Daerah
      • Bogor Update
      • Depok Update
      • Sukabumi Update
      • Bekasi Update
      • Purwasuka Update
      Pemasangan lampion di Wihara Dhanagun Kota Bogor

      Pemasangan lampion di Wihara Dhanagun Kota Bogor

      3 jam lalu

      Polisi libatkan damkar evakuasi jenazah di kontrakan Cilebut Timur

      Polisi libatkan damkar evakuasi jenazah di kontrakan Cilebut Timur

      7 jam lalu

      Pemkab Bogor mulai tahapan awal penyusunan RKPD 2027

      Pemkab Bogor mulai tahapan awal penyusunan RKPD 2027

      7 jam lalu

      Guru Besar USU: Aplikasi AI Disiplinku dukung transformasi SDM

      Guru Besar USU: Aplikasi AI Disiplinku dukung transformasi SDM

      15 jam lalu

      FMIPA UI lakukan pemetaan ruang bermain anak di Depok

      FMIPA UI lakukan pemetaan ruang bermain anak di Depok

      7 jam lalu

      Begini tanggapan KPK pada kasus hakim PN Depok

      Begini tanggapan KPK pada kasus hakim PN Depok

      10 Februari 2026 07:41

      Pemkot Depok raih penghargaan layanan tanpa maladministrasi dari Ombudsman RI

      Pemkot Depok raih penghargaan layanan tanpa maladministrasi dari Ombudsman RI

      10 Februari 2026 04:50

      Sivitas akademika UI bantu korban banjir di Desa Pantai Harapan Jaya Bekasi

      Sivitas akademika UI bantu korban banjir di Desa Pantai Harapan Jaya Bekasi

      9 Februari 2026 16:52

      SEG apresiasi warga sekitar Gunung Salak lewat Community Development

      SEG apresiasi warga sekitar Gunung Salak lewat Community Development

      5 Februari 2026 13:56

      Damkar Kabupaten Sukabumi tingkatkan kemampuan personel tangani bencana kebakaran

      Damkar Kabupaten Sukabumi tingkatkan kemampuan personel tangani bencana kebakaran

      2 Februari 2026 21:53

      Momentum satu abad NU, Pemkab Sukabumi perkuat sinergi dengan Ulama

      Momentum satu abad NU, Pemkab Sukabumi perkuat sinergi dengan Ulama

      2 Februari 2026 10:57

      Produksi listrik PLTM Cicatih tembus 37,6 juta kwh pada 2025

      Produksi listrik PLTM Cicatih tembus 37,6 juta kwh pada 2025

      30 Januari 2026 18:00

      Perumda Tirta Bhagasasi evaluasi Moya Bekasi Jaya lewat amandemen

      Perumda Tirta Bhagasasi evaluasi Moya Bekasi Jaya lewat amandemen

      7 jam lalu

      Pemkab Bekasi pastikan tidak ada ruang bagi pelaku tindakan intoleransi

      Pemkab Bekasi pastikan tidak ada ruang bagi pelaku tindakan intoleransi

      16 jam lalu

      Pemkab Bekasi dan Jasa Tirta mulai normalisasi Bendung Kedung Gede

      Pemkab Bekasi dan Jasa Tirta mulai normalisasi Bendung Kedung Gede

      18 jam lalu

      Pemkab Bekasi siapkan solusi atasi dampak anomali cuaca pada pertanian

      Pemkab Bekasi siapkan solusi atasi dampak anomali cuaca pada pertanian

      10 Februari 2026 04:56

      Karawang salurkan bantuan kemanusiaan berupa ambulans dan uang Rp236 juta untuk Palestina

      Karawang salurkan bantuan kemanusiaan berupa ambulans dan uang Rp236 juta untuk Palestina

      16 jam lalu

      Satlantas Polres Karawang bongkar kasus narkotika dalam Operasi Lodaya

      Satlantas Polres Karawang bongkar kasus narkotika dalam Operasi Lodaya

      16 jam lalu

      Jasamarga tangani pergeseran tanah untuk jaga stabilitas di lereng ruas Tol Jakarta-Cikampek

      Jasamarga tangani pergeseran tanah untuk jaga stabilitas di lereng ruas Tol Jakarta-Cikampek

      16 jam lalu

      Kapolres Karawang sampaikan agar pers sajikan informasi berkualitas

      Kapolres Karawang sampaikan agar pers sajikan informasi berkualitas

      9 Februari 2026 18:42

  • Kesehatan
    • Pemerintah dorong deteksi dini penyakit komunitas ojol dengan program CKG

      Pemerintah dorong deteksi dini penyakit komunitas ojol dengan program CKG

      11 menit lalu

      BPOM temukan 41 obat bahan alam mengandung kimia pada dua bulan terakhir 2025

      BPOM temukan 41 obat bahan alam mengandung kimia pada dua bulan terakhir 2025

      1 jam lalu

      Bapeten sertakan skrining malaria dalam CKG guna lindungi petugas lapangan

      Bapeten sertakan skrining malaria dalam CKG guna lindungi petugas lapangan

      1 jam lalu

      DPPKB Mataram temukan empat kasus baru stunting

      DPPKB Mataram temukan empat kasus baru stunting

      5 jam lalu

      RSMM Timika benahi ruang perawatan guna penuhi ketentuan KRIS

      RSMM Timika benahi ruang perawatan guna penuhi ketentuan KRIS

      7 jam lalu

  • Iptek
    • Ini keunggulan The All New Carens yang hadir di ajang IIMS 2026

      Ini keunggulan The All New Carens yang hadir di ajang IIMS 2026

      1 jam lalu

      Universitas Pattimura siapkan lulusan kedokteran perkuat layanan kesehatan di Malra

      Universitas Pattimura siapkan lulusan kedokteran perkuat layanan kesehatan di Malra

      3 jam lalu

      Malaysia pelajari cara Indonesia batasi anak pakai platform digital

      Malaysia pelajari cara Indonesia batasi anak pakai platform digital

      7 jam lalu

      FTUP kembangkan alat penyemprot-pengasapan pestisida portabel petani

      FTUP kembangkan alat penyemprot-pengasapan pestisida portabel petani

      7 jam lalu

      Kemkomdigi hentikan proses rekrutmen PJLP DJID

      Kemkomdigi hentikan proses rekrutmen PJLP DJID

      15 jam lalu

  • Artikel
    • Nyale, olahraga, serta masa depan Mandalika

      Nyale, olahraga, serta masa depan Mandalika

      18 menit lalu

      Menyemai harapan di lereng Muria

      Menyemai harapan di lereng Muria

      4 jam lalu

      Menjaga martabat guru dan perkuat kepemimpinan sekolah

      Menjaga martabat guru dan perkuat kepemimpinan sekolah

      7 jam lalu

      Mengemas liga futsal menuju kancah internasional

      Mengemas liga futsal menuju kancah internasional

      15 jam lalu

      Sihir Bad Bunny pada hiburan paruh waktu Super Bowl 2026

      Sihir Bad Bunny pada hiburan paruh waktu Super Bowl 2026

      15 jam lalu

  • Lingkungan Hidup
    • Pemkab Kutai Kartanegara dan UIII kerja sama dukung emisi nol bersih

      Pemkab Kutai Kartanegara dan UIII kerja sama dukung emisi nol bersih

      26 menit lalu

      BMKG peringatkan terkait potensi hujan lebat di 10 provinsi pada hari ini

      BMKG peringatkan terkait potensi hujan lebat di 10 provinsi pada hari ini

      5 jam lalu

      Tim investigasi nyatakan tidak temukan pelanggaran perusahaan tambang di Pohuwato

      Tim investigasi nyatakan tidak temukan pelanggaran perusahaan tambang di Pohuwato

      7 jam lalu

      Samarinda tempuh tiga strategi pemenuhan RTH publik demi kejar target nasional

      Samarinda tempuh tiga strategi pemenuhan RTH publik demi kejar target nasional

      15 jam lalu

      Badan Geologi Kementerian ESDM temukan dugaan sisa letusan gunung api di kawasan sinkhole

      Badan Geologi Kementerian ESDM temukan dugaan sisa letusan gunung api di kawasan sinkhole

      18 jam lalu

  • Wisata
    • Pengelola kawasan wisata di Bandung wajib terapkan nol sampah

      Pengelola kawasan wisata di Bandung wajib terapkan nol sampah

      3 jam lalu

      TNKS lengkapi sarana dan prasarana pendukung wisata Hutan Madapi di Rejang Lebong

      TNKS lengkapi sarana dan prasarana pendukung wisata Hutan Madapi di Rejang Lebong

      7 jam lalu

      YMT resmi kembalikan tanggung jawab pengelolaan satwa di Bandung Zoo ke pemerintah

      YMT resmi kembalikan tanggung jawab pengelolaan satwa di Bandung Zoo ke pemerintah

      15 jam lalu

      Ramadan Kareem di Novotel Bandung, momen berbuka penuh cita rasa dan kebersamaan

      Ramadan Kareem di Novotel Bandung, momen berbuka penuh cita rasa dan kebersamaan

      16 jam lalu

      Penggemar padati area konser Westlife dan tak sabar bernostalgia

      Penggemar padati area konser Westlife dan tak sabar bernostalgia

      17 jam lalu

  • Internasional
    • 10 orang tewas dalam insiden penembakan sekolah di Kanada

      10 orang tewas dalam insiden penembakan sekolah di Kanada

      49 menit lalu

      Bangladesh bersiap gelar pemilu pertama sejak revolusi Juli 2024 pada Kamis

      Bangladesh bersiap gelar pemilu pertama sejak revolusi Juli 2024 pada Kamis

      3 jam lalu

      Dubes Iran tanggapi ancaman serangan AS: Kami kuat tapi tidak ingin berkonflik

      Dubes Iran tanggapi ancaman serangan AS: Kami kuat tapi tidak ingin berkonflik

      6 jam lalu

      Dubes Iran sebut Indonesia di Dewan HAM PBB buka peluang tatanan dunia lebih adil

      Dubes Iran sebut Indonesia di Dewan HAM PBB buka peluang tatanan dunia lebih adil

      7 jam lalu

      Ratusan rumah terendam akibat hujan ekstrem guyur Inggris,

      Ratusan rumah terendam akibat hujan ekstrem guyur Inggris,

      7 jam lalu

  • Olahraga
    • Carrick akui MU tidak maksimal saat diimbangi West Ham United

      Carrick akui MU tidak maksimal saat diimbangi West Ham United

      37 menit lalu

      Teja Paku Alam tegaskan Persib Bandung bidik hasil positif kontra Ratchaburi

      Teja Paku Alam tegaskan Persib Bandung bidik hasil positif kontra Ratchaburi

      4 jam lalu

      Jadwal leg pertama ACL II:  Persib Bandung bertandang ke markas Ratchaburi

      Jadwal leg pertama ACL II: Persib Bandung bertandang ke markas Ratchaburi

      7 jam lalu

      Tottenham ditaklukan Newcastle dengan skor 1-2

      Tottenham ditaklukan Newcastle dengan skor 1-2

      7 jam lalu

      TNI AU gelar Kejurnas Tenis Kasau Cup Open 2026

      TNI AU gelar Kejurnas Tenis Kasau Cup Open 2026

      7 jam lalu

  • Foto
    • Pemasangan lampion di Wihara Dhanagun Kota Bogor

      Pemasangan lampion di Wihara Dhanagun Kota Bogor

      Rabu, 11 Februari 2026 10:25

      Produksi barongsai dan liong di Bogor

      Produksi barongsai dan liong di Bogor

      Selasa, 10 Februari 2026 9:30

      Kandungan gizi di balik menu andalan MBG

      Kandungan gizi di balik menu andalan MBG

      Jumat, 6 Februari 2026 8:48

      Bencana pergerakan tanah di Kabupaten Bogor

      Bencana pergerakan tanah di Kabupaten Bogor

      Selasa, 3 Februari 2026 8:43

      Banjir di Depok

      Banjir di Depok

      Kamis, 29 Januari 2026 6:50

  • Video
    • Catat ya! tenggat lapor SPT sudah dekat

      Catat ya! tenggat lapor SPT sudah dekat

      Selasa, 10 Februari 2026 11:29

      Gagal aktivasi Coretax karena lupa email? ini solusinya

      Gagal aktivasi Coretax karena lupa email? ini solusinya

      Selasa, 10 Februari 2026 11:26

      Suami istri: Pajak gabung atau pisah? ini penjelasannya

      Suami istri: Pajak gabung atau pisah? ini penjelasannya

      Selasa, 10 Februari 2026 11:23

      Dirut Antara: Kampus motor utama awal ekosistem pers yg baik

      Dirut Antara: Kampus motor utama awal ekosistem pers yg baik

      Minggu, 8 Februari 2026 16:36

      Aksi cepat Damkar Bogor tembus dan selamatkan Karoseri Delima Jaya dari kebakaran hebat

      Aksi cepat Damkar Bogor tembus dan selamatkan Karoseri Delima Jaya dari kebakaran hebat

      Jumat, 6 Februari 2026 14:07

Membaca gen laut untuk jaga aset ekonomi biru Indonesia

Oleh M Fikri Setiawan Selasa, 4 November 2025 9:33 WIB

Membaca gen laut untuk jaga aset ekonomi biru Indonesia

Sampel ikan kakap merah malabar (Lutjanus malabaricus) yang digunakan dalam penelitian genetika laut di Balai Riset Perikanan Laut (BRPL) Jakarta. ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi

Bogor (ANTARA) - Selat Makassar yang membentang di antara Kalimantan dan Sulawesi tidak hanya berfungsi sebagai jalur utama arus lintas Indonesia, tetapi juga menyimpan potensi ekonomi yang besar bagi masa depan perikanan nasional.

Di bawah arus kuat yang mengalir dari Samudra Pasifik ke Samudra Hindia, tersembunyi kisah ilmiah tentang bagaimana laut membentuk dan menjaga keberlanjutan sumber daya yang menopang mata pencaharian juta masyarakat pesisir Indonesia.

Melalui pendekatan ilmiah, para peneliti kini berupaya memahami hubungan antara faktor oseanografi, genetik, dan tata kelola perikanan.

Salah satu penelitian penting yang memperkuat upaya ini dilakukan oleh Tri Ernawati, peneliti Balai Riset Perikanan Laut (BRPL)  Jakarta sekaligus mahasiswa doktoral di Universitas IPB.

Melalui proyek bertajuk Genetic differentiation in populations of two snappers, Lutjanus malabaricus and Pristipomoides multidens, in the Makassar Strait and adjacent waters, Indonesia, dia memetakan struktur genetik dua spesies kakap bernilai ekonomi tinggi yang menjadi komoditas utama ekspor Indonesia.

Penelitian tersebut menjadi tonggak penting dalam penerapan sains untuk mendukung kebijakan ekonomi biru Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Dengan memahami variasi genetik antarpopulasi ikan, pemerintah dapat merumuskan strategi pengelolaan stok yang lebih presisi, adil, dan berkelanjutan — sejalan dengan prinsip pemanfaatan sumber daya laut tanpa mengorbankan keseimbangan ekosistem.

Studi yang dilakukan Tri Ernawati berfokus pada dua spesies utama di perikanan demersal Indonesia, yaitu kakap merah malabar (Lutjanus malabaricus) dan kakap emas (Pristipomoides multidens), yang secara umum dikenal sebagai ikan dasar bernilai tinggi. Kedua spesies ini menjadi andalan nelayan di wilayah Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 713, yang mencakup Selat Makassar, Laut Flores, dan Teluk Bone.

Di wilayah ini, kakap dan kerapu ditangkap dengan berbagai alat tangkap seperti rawai dasar, dropline, perangkap, dan jaring insang. Jenis alat tangkap tersebut merepresentasikan karakter khas perikanan rakyat Indonesia yang padat nelayan dan beroperasi dalam skala kecil hingga menengah. Meski demikian, tekanan penangkapan yang tinggi terhadap spesies bernilai ekonomi besar seperti kakap telah menimbulkan kekhawatiran akan keberlanjutan stoknya dalam jangka panjang.

Untuk itu, diperlukan pemahaman ilmiah tentang apakah populasi kakap di Selat Makassar merupakan satu kesatuan genetik besar, atau justru terbagi ke dalam beberapa subpopulasi yang memiliki karakter berbeda. Pertanyaan inilah yang menjadi dasar dari proyek penelitian doktoral Tri Ernawati di IPB University, yang juga didukung oleh Student Research Grant dari Marine Stewardship Council (MSC) melalui Ocean Stewardship Fund.

Proyek tersebut mengumpulkan lebih dari 350 sampel jaringan ikan kakap dari berbagai titik di WPP 713. Sampel-sampel ini kemudian dianalisis dengan menggunakan penanda genetik DNA mitokondria (mtDNA) untuk mengidentifikasi variasi genetik antarwilayah dan memetakan struktur populasi ikan.

Sampel ikan kakap emas (Pristipomoides multidens) dari perairan Selat Makassar. ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi

Dukungan MSC tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga strategis. Penelitian ini menjadi bagian dari Fishery Improvement Project (FIP) yang dijalankan oleh Kelompok Kakap Indonesia, bekerja sama dengan Asosiasi Demersal Indonesia (ADI) serta para pemangku kepentingan di sektor perikanan.

Hasilnya diharapkan dapat memperkuat dasar ilmiah bagi pengelolaan kakap yang lebih efisien dan berkelanjutan, sekaligus membantu Indonesia memenuhi standar keberlanjutan global yang menjadi syarat ekspor perikanan modern.

Kajian tersebut menunjukkan bahwa arus laut dan kedalaman perairan di Selat Makassar membentuk batas alami antara populasi ikan di sisi barat dan timur, serta bagian selatan yang terhubung ke Laut Flores.

Kakap merah malabar cenderung memiliki keseragaman genetik yang tinggi karena hidup di perairan dangkal dan memiliki mobilitas lebih besar. Sebaliknya, kakap emas menunjukkan perbedaan genetik yang nyata antara wilayah barat, timur, dan selatan, akibat terhalang oleh arus kuat dan perbedaan batimetri di perairan dalam.

Hasil ini memiliki arti strategis bagi pengelolaan perikanan di WPP 713. Jika sebelumnya kebijakan penangkapan didasarkan pada batas administratif, kini pemerintah dapat merujuk pada batas biologis yang lebih akurat — unit stok biologis — yang disusun berdasarkan data genetik. Dengan demikian, pengelolaan stok ikan dapat dilakukan secara spesifik lokasi dan spesifik spesies, memastikan pemanfaatan sumber daya tetap dalam batas lestari.

Dalam konteks ekonomi biru, temuan ini sejalan dengan visi KKP untuk mengintegrasikan ilmu pengetahuan dalam kebijakan perikanan. Pendekatan berbasis data biologis akan membantu menetapkan kuota tangkap proporsional, memperkuat rencana pengelolaan perikanan adaptif, dan menyeimbangkan kepentingan ekonomi dengan pelestarian ekosistem laut.
 

Efisiensi stok dan daya saing industri

Salah satu tantangan utama dalam perikanan Indonesia adalah keterbatasan data stok yang akurat. Selama bertahun-tahun, kebijakan penangkapan ikan kerap mengandalkan pendekatan administratif melalui sistem 11 WPP, yang tidak selalu mencerminkan realitas biologis di laut.

Padahal, pemahaman tentang struktur genetik populasi merupakan fondasi penting dalam menentukan daya dukung tangkapan lestari.

Riset genetika laut memberikan gambaran yang lebih tepat mengenai bagaimana populasi ikan tersebar dan berinteraksi. Dengan mengetahui batas alami penyebaran suatu spesies, pelaku industri dapat menyesuaikan strategi penangkapan agar tidak menimbulkan tekanan berlebih di satu wilayah tertentu. Hal ini juga mendukung efisiensi rantai pasok perikanan, karena sumber daya dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa mengganggu keseimbangan stok.

Dalam konteks industri, hasil penelitian ini memperkuat peluang ekspor perikanan Indonesia. Spesies kakap dan kerapu merupakan komoditas unggulan yang banyak diekspor ke pasar Asia Timur dan Timur Tengah, di mana permintaan terus meningkat. Dengan pendekatan berbasis sains, Indonesia dapat menegaskan posisinya sebagai negara pengekspor ikan bernilai tinggi yang mengedepankan prinsip keberlanjutan dan sertifikasi ekolabel internasional.

Riset genetika yang dilakukan Tri Ernawati juga memperkuat upaya sertifikasi Marine Stewardship Council (MSC) di Indonesia. Sertifikasi ini menuntut adanya bukti ilmiah bahwa perikanan dikelola secara berkelanjutan berdasarkan data stok yang valid. Melalui dukungan riset lapangan dan kolaborasi antara BRPL, IPB, serta Asosiasi Demersal Indonesia, hasil penelitian ini menjadi bagian dari langkah nyata menuju perikanan bersertifikat MSC di masa depan.

Dalam kerangka besar kebijakan ekonomi biru, penelitian ini mencerminkan sinergi antara sains, industri, dan kebijakan publik. Data genetik yang diperoleh tidak hanya menjadi aset ilmiah, tetapi juga modal ekonomi yang dapat digunakan untuk memperkuat daya saing sektor perikanan Indonesia di pasar global.

Bagi KKP, pendekatan ini merupakan implementasi nyata dari transformasi pengelolaan perikanan menuju sistem berbasis sains dan data. Dengan memanfaatkan hasil penelitian genetika, pemerintah dapat mengoptimalkan rencana pemulihan stok ikan, mengatur alokasi tangkap lintas wilayah, serta memperkuat pengawasan berbasis data biologis.
 

Selat Makassar laboratorium ekonomi laut

Selat Makassar kini diakui sebagai wilayah strategis ekonomi laut nasional dan laboratorium alami bagi riset kelautan Indonesia. Kedalaman ekstrem yang mencapai ribuan meter di sisi Sulawesi dan paparan dangkal di sisi Kalimantan menjadikannya contoh nyata bagaimana topografi laut berperan dalam membentuk biodiversitas dan ekonomi.

Dari sisi ilmiah, wilayah ini memperlihatkan keterkaitan langsung antara arus laut, sejarah geologi, dan pola genetik spesies laut. Dari sisi ekonomi, Selat Makassar menyumbang porsi besar terhadap nilai tangkap kakap nasional — salah satu komoditas unggulan yang menopang ekspor hasil laut Indonesia. Kombinasi kedua aspek ini menjadikan kawasan tersebut titik temu antara keberlanjutan ilmiah dan produktivitas ekonomi.

Melalui riset genetika laut, Indonesia menunjukkan kapasitasnya untuk menjadikan ilmu pengetahuan sebagai dasar kebijakan ekonomi. Pendekatan seperti ini juga memperkuat posisi Indonesia dalam forum internasional mengenai tata kelola perikanan berkelanjutan dan implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG 14): Kehidupan di Bawah Air.

Sebagai proyek penelitian doktoral yang didukung pendanaan internasional, penelitian Tri Ernawati memperlihatkan bagaimana kolaborasi riset dan kebijakan dapat menciptakan manfaat nyata bagi industri dan masyarakat. Pendekatan ilmiah terhadap identifikasi stok ikan menjadi langkah awal menuju pengelolaan adaptif, di mana kebijakan tangkap dan konservasi berjalan berdampingan dengan kesejahteraan ekonomi nelayan.

Lebih jauh, riset ini memperkuat pesan penting dari MSC  tentang pentingnya membangun kesadaran dan motivasi di kalangan pemangku kepentingan untuk menjaga keberlanjutan sumber daya laut. Riset semacam ini diharapkan menghasilkan penilaian stok yang kuat dan kredibel, yang menjadi dasar bagi pengelolaan kakap dan kerapu di Indonesia menuju keberlanjutan sejati.

Pemanfaatan sumber daya laut berbasis sains kini menjadi arah kebijakan masa depan ekonomi nasional. Laut bukan lagi sekadar sumber bahan baku, tetapi juga sumber data dan inovasi. Dengan memahami genetik ikan, Indonesia tidak hanya membaca peta biodiversitasnya, tetapi juga menulis ulang strategi ekonominya.

Penelitian genetika di Selat Makassar memberikan gambaran bahwa keberlanjutan ekonomi tidak dapat dipisahkan dari pemahaman terhadap proses alam. Arus laut, kedalaman, dan variasi genetik yang terjadi di bawah permukaan menjadi fondasi tak kasatmata dari stabilitas ekonomi biru Indonesia. 

Uploader : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

Indonesia dan importir AS bahas perluasan ekspor kakap merah produk makanan laut

Indonesia dan importir AS bahas perluasan ekspor kakap merah produk makanan laut

20 Februari 2025 10:24

Begini pertambangan berwawasan lingkungan di Aceh

Begini pertambangan berwawasan lingkungan di Aceh

19 Desember 2024 07:50

SBA tanam mangrove dan lepas 2.000 bibit kakap putih di Aceh Besar

SBA tanam mangrove dan lepas 2.000 bibit kakap putih di Aceh Besar

12 Desember 2023 18:16

Kakap dan kerapu hadapi alat tangkap tak ramah lingkungan

Kakap dan kerapu hadapi alat tangkap tak ramah lingkungan

31 Mei 2023 15:12

Ribuan ikan nemo dan kakap putih dilepas di Pantai Amera

Ribuan ikan nemo dan kakap putih dilepas di Pantai Amera

27 Mei 2023 11:34

MSC: Progres sertifikasi kakap dan kerapu laut perkembangannya sudah bagus

MSC: Progres sertifikasi kakap dan kerapu laut perkembangannya sudah bagus

3 September 2022 14:49

Apeng kabur ke Singapura gondol Rp54 T, Syahganda Nainggolan: sudah saatnya koruptor kakap dihukum mati

Apeng kabur ke Singapura gondol Rp54 T, Syahganda Nainggolan: sudah saatnya koruptor kakap dihukum mati

1 Agustus 2022 18:51

MSC bantu hibah penelitian rajungan dan ikan kakap melalui OSF

MSC bantu hibah penelitian rajungan dan ikan kakap melalui OSF

19 Januari 2022 22:13

Terpopuler

Sidrap peringkat satu nasional capaian deteksi dini kanker serviks pada 2025

Sidrap peringkat satu nasional capaian deteksi dini kanker serviks pada 2025

Pemkot Denpasar dan Pemkab Badung kerjasama siapkan lahan dan sampah buat PSEL

Pemkot Denpasar dan Pemkab Badung kerjasama siapkan lahan dan sampah buat PSEL

Wamendikdasmen sebut Kota Bandung jadi percontohan program Jumat Bersih

Wamendikdasmen sebut Kota Bandung jadi percontohan program Jumat Bersih

Warga Sentul City desak Pemkab Bogor ambil alih pengelolaan PSU

Warga Sentul City desak Pemkab Bogor ambil alih pengelolaan PSU

TNKS lengkapi sarana dan prasarana pendukung wisata Hutan Madapi di Rejang Lebong

TNKS lengkapi sarana dan prasarana pendukung wisata Hutan Madapi di Rejang Lebong

Top News

  • Nyale, olahraga, serta masa depan Mandalika

    Nyale, olahraga, serta masa depan Mandalika

    18 menit lalu

  • Polisi selidiki pencurian motor gunakan senjata api di Jagakarsa

    Polisi selidiki pencurian motor gunakan senjata api di Jagakarsa

    25 menit lalu

  • Pemkab Kutai Kartanegara dan UIII kerja sama dukung emisi nol bersih

    Pemkab Kutai Kartanegara dan UIII kerja sama dukung emisi nol bersih

    26 menit lalu

  • Waka BGN: Hasil survei Program MBG cermin sukses Presiden Prabowo

    Waka BGN: Hasil survei Program MBG cermin sukses Presiden Prabowo

    30 menit lalu

  • Pabrik BYD kantongi 4 sertifikat penting

    Pabrik BYD kantongi 4 sertifikat penting

    31 menit lalu

Antara News bogor
megapolitan.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Kabar Daerah
  • Ekonomi
  • Iptek
  • Artikel
  • Lingkungan Hidup
  • Wisata
  • Internasional
  • Olahraga
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA