Jakarta (ANTARA) - Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi menilai kepemimpinan Indonesia di Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNHRC) membuka peluang bagi terciptanya tatanan dunia yang lebih adil.

“Kepemimpinan Indonesia di Dewan HAM memberikan peluang berharga bagi kedua negara kita, bersama dengan negara-negara merdeka lainnya, untuk mengoperasionalkan visi bersama tentang tatanan dunia yang lebih adil dan seimbang,” kata Dubes Boroujerdi dalam Resepsi Hari Nasional Republik Islam Iran di Jakarta, Selasa.

Dubes Boroujerdi menyampaikan bahwa presidensi Indonesia di Dewan HAM PBB untuk periode 2026 memungkinkan Jakarta untuk lebih mempromosikan posisi prinsipnya mengenai non-selektivitas, ketidakberpihakan, universalitas, dan pencegahan politisasi dalam masalah hak asasi manusia, serta untuk mencegah penyalahgunaan isu tersebut sebagai instrumen tekanan politik.

Tatanan global, sebutnya, tengah dihadapkan pada pihak-pihak yang menentang kemerdekaan dan kebebasan bangsa bangsa lain, termasuk terhadap Iran.

Baca juga: Menlu Sugiono akan hadiri pertemuan Dewan HAM PBB di Jenewa
Baca juga: Kemlu: Indonesia komitmen jalankan kepemimpinan Dewan HAM PBB secara inklusif

 



Pewarta: Kuntum Khaira Riswan
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026