Moskow (ANTARA) - Situasi di Selat Hormuz dan kota-kota pesisir Iran telah kembali normal setelah terjadi baku tembak antara Iran dan Amerika Serikat, menurut laporan Press TV pada Jumat.

Sebelumnya pada Kamis malam, Ebrahim Zolfaghari, juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya, mengatakan bahwa AS melanggar gencatan senjata dengan menyerang beberapa wilayah Iran, termasuk pantai pelabuhan Khamir, kota Sirik dan Pulau Qeshm, serta dua kapal Iran.

Angkatan bersenjata Iran segera membalas, menyerang kapal perang Amerika di sebelah timur Selat Hormuz dan selatan pelabuhan Chabahar, menyebabkan kerusakan yang signifikan, tambahnya.

Baca juga: Iran: AS telah kirim tanggapan terhadap proposal perdamaian 14 poin
Baca juga: Iran serahkan usulan rencana perdamaian 14 poin demi akhiri perang dengan AS dan Israel
Baca juga: Masoud Pezeshkian: Iran takkan berunding di bawah tekanan dan ancaman

Sebagai tanggapan, Komando Pusat AS mengatakan bahwa militer AS "menghilangkan ancaman yang masuk dan menargetkan fasilitas militer Iran tempat serangan dilakukan terhadap pasukan AS."

Menurut komando tersebut, AS tidak menginginkan eskalasi, tetapi siap untuk membalas. Kemudian pada hari itu, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa gencatan senjata dengan Iran tetap berlaku.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

 



Pewarta: Katriana
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026