Banjarmasin (ANTARA) - Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan meningkatkan kewaspadaan penyakit cacing pada anak setelah kasus menggemparkan di Sukabumi, Jawa Barat.
Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Wiwin Windiantara di Banjarmasin, Senin, menyampaikan kasus meninggal seorang anak akibat penyakit cacing di Sukabumi tahun ini menjadi perhatian semua daerah untuk meningkatkan kewaspadaan, termasuk di Kota Banjarmasin.
Menurut dia, Pemkot Banjarmasin menaruh atensi serius akibat kasus memilukan itu hingga melakukan program pencegahan atas penyakit cacing pada anak.
Program yang digalakkan saat ini dengan pemberian obat cacing secara berkala pada anak-anak, khususnya para siswa dan siswi tingkat sekolah dasar.
Baca juga: DIY pastikan kasus penyakit cacingan terkendali
Baca juga: Cacingan pengaruhi pertumbuhan dan kecerdasan anak
Wiwin mendorong orang tua agar lebih peduli terhadap pemberian obat cacing sejak dini pada anak. Selain itu, pentingnya menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Lingkungan keluarga.
"Mengingat penyebab rentannya penyakit cacing itu, karena rendahnya kesadaran terhadap menjaga kebersihan. Jadi biasakan anak mencuci tangan setelah beraktivitas di luar," jelasnya.
