Bekasi, 26/9 (ANTARA) - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, membongkar sejumlah beton penutup saluran air permanen untuk mendukung program penanggulangan banjir 2012.
"Kami menyayangkan ulah sejumlah pemilik rumah toko atau rumah yang menutup saluran air dengan beton permanen hanya untuk memperluas lahan parkir. Kondisi itu menghambat upaya petugas melakukan pembersihan," kata Kepala Bidang Tata Air Kota Bekasi Nurul Furqon di Bekasi, Rabu.
Menurut dia, pembongkaran beton permanen itu merupakan bagian dari program normalisasi saluran air Pemerintah Kota Bekasi dalam rangka menghadapi musim hujan dalam waktu dekat.
Pembongkaran beton permanen itu di antaranya di ruas Jalan Pekayon-Pondokgede, Kelurahan Pekayonjaya, Bekasi Selatan.
Dinas Bina Marga dan Tata Air Kota Bekasi menghancurkan penutup saluran air itu dengan menggunakan alat berat `backhoe` hingga seluruh sampah, lumpur, dan puing beton terkeruk.
Menurut Furqon, kondisi serupa juga terjadi di Perumnas III, Bekasi Timur. Upaya menutup saluran air dengan beton permanen membuat upaya petugas kebersihan mengangkut sampah yang menyumbat aliran air menjadi sulit.
"Akibatnya, kalau hujan, air selalu menggenang di badan jalan karena meluap," katanya.
Upaya penertiban serupa juga akan dilakukan di kawasan setempat dalam waktu dekat.
Furqon mengakui, upaya penertiban itu kerap mendapat tentangan dari pemilik ruko dengan alasan kerugian materi. Namun penertiban harus dilakukan demi kepentingan bersama.
Dinas Bimarta Kota Bekasi memperoleh 600 proyek berupa perbaikan jalan dan normalisasi saluran air.
"Sekitar 200 proyek di antaranya adalah bagian dari normalisasi saluran air untuk meminimalkan genangan air yang terjadi setiap musim hujan," kata Furqon.
Andi F
Pemkot Bekasi Bongkar Penutup Saluran Air Permanen
Rabu, 26 September 2012 15:51 WIB
Pemkot Bekasi Bongkar Penutup Saluran Air Permanen
pemkot-bekasi-bongkar-penutup-saluran-air-permanen
