Sukabumi (ANTARA News Megapolitan) - Palang Merah Indonesia (PMI) mengoperasikan mobil penyedot tinja untuk mengantisipasi penyebaran wabah penyakit akibat sanitasi yang kurang baik di lokasi pengungsian yang tersebar di wilayah Sulawesi Tengah.
"Truk ini untuk melayani permintaan masyarakat di pengungsian yang WC nya telah penuh dan perlu disedot. Kehadiran armada penyedot tinja untuk menjawab tingginya permintaan masyarakat yang membutuhkan sarana tersebut," kata Team Leader WASH PMI Sukri melalui sambungan telepon dari Sukabumi, Kamis.
Saat ini warga masih menempati pengungsian dalam operasi pascabencana gempa, tsunami dan likuifaksi, karenanya Tim WASH PMI terus memberikan pelayanan terpadu untuk memenuhi segala kebutuhan masyarakat. Salah satunya dengan mengoperasionalkan truk penyedot tinja ini.
PMI setiap haru juga mendistribusikan air bersih ke beberapa titik pengungsian untuk mencukupi permintaan. Selain itu pihaknya juga sudah membangun sejumlah tempat MCK di setiap lokasi pengungsian.
Namun demikian, PMI mendorong warga untuk melakukan bersih-bersih lingkungannya melalui gerakan promosi kebersihan dan kesehatan yakni Rakita Rumpu Ra`ala (3R) atau Lihat Sampah Ambil minimalnya di tempat pengungsiannya masing-masing.
"Program 3R ini menjadi tagline PMI melalui sekolah-sekolah di Palu, serta membuat Sahabat WASH dengan teman Palang Merah Remaja yg ada di Kota Palu, Sigi dan Donggala," tambahnya.
Pihaknya berharap dengan kehadiran truk khusus penyedot tinja ini untuk menjawab permasalah kebersihan dan meminimalisasikan dampak penyakit akibat lingkungan sekitar pengungsian yang bau menyengat serta kotor.
Editor berita: T. Susilo
PMI operasikan truk penyedot tinja di pengungsian
Kamis, 14 Februari 2019 9:42 WIB
Relawan PMI saat menyiapkan truk penyedot tinja yang akan dioperasionalkan ke sejumlah pengungsian di Sulawesi Tengah. (Megapolitan.Antaranews.Com/Foto: Tim Wash PMI).
Truk ini untuk melayani permintaan masyarakat dipengungsian yang WC nya telah penuh dan perlu disedot.
