Garut (ANTARA) - Kepolisian Resor Garut membubarkan balapan liar yang meresahkan masyarakat di jalanan wilayah Pasirwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu dini hari, juga menyita 12 kendaraan sepeda motor dan menangkap lima pemuda untuk menjalani pemeriksaan.
Kepala Polsek Pasirwangi, Iptu Wahyono Aji, membenarkan jajarannya mendapatkan laporan dari masyarakat adanya balapan liar, selanjutnya sejumlah personel ke lokasi balapan di kawasan Padaasih, Kecamatan Pasirwangi lalu membubarkannya.
"Kami berhasil membubarkan aksi balap liar yang meresahkan masyarakat pada Sabtu dini hari," katanya.
Baca juga: Polisi amankan 24 pemuda diduga terlibat aksi balap liar di Jorong
Baca juga: Dua remaja meninggal saat aksi balap liar di Banjarmasin
Ia menuturkan, jajarannya meningkatkan patroli dan siap siaga untuk merespons cepat apabila ada laporan dari masyarakat terkait kegiatan yang mengganggu kenyamanan, keamanan, dan ketertiban umum di bulan suci Ramadhan.
Termasuk saat ini, kata dia, berhasil membubarkan gerombolan aksi balap liar yang terpantau melibatkan kurang lebih 100 sepeda motor di area jalanan balapan liar.
"Polisi berhasil mengamankan lima orang yang diduga terlibat dalam aksi balap liar, sedangkan yang lainnya melarikan diri," katanya.
Ia menyampaikan, jajarannya tidak hanya membawa orang yang terlibat dalam balapan liar tersebut, tapi juga menyita 12 unit kendaraan sepeda motor yang digunakan untuk balapan liar, kemudian barang bukti berupa minuman keras.
Baca juga: Polisi sita sejumlah kendaraan pelaku balap liar di Bekasi
Seluruh pelaku yang diamankan beserta barang bukti, kata dia, dibawa ke Markas Polsek Pasirwangi untuk dilakukan pendataan kondisi kendaraan dan juga memeriksa pelaku balapan liar.
Ia menyampaikan, penertiban balapan liar itu karena kegiatannya berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan dan mengganggu ketertiban umum.
"Kami mengimbau kepada para orangtua agar lebih mengawasi aktivitas anak-anaknya pada malam hari serta mengingatkan masyarakat untuk tidak terlibat dalam aksi balap liar," katanya.
Pewarta: Feri PurnamaUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.