Istanbul (ANTARA) - Dewan Kerja Sama Teluk (GCC), Minggu (1/3), mengatakan bahwa mereka sedang mempertimbangkan tanggapan terhadap serangan rudal dan drone Iran yang menargetkan beberapa negara anggotanya.
Dewan Teluk memperingatkan bahwa blok tersebut akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk melindungi keamanan dan stabilitas wilayah mereka.
Dalam pernyataan yang dikeluarkan setelah pertemuan darurat menteri yang dilaksanakan secara virtual, dewan tersebut mengecam serangan terhadap Uni Emirat Arab, Bahrain, Arab Saudi, Oman, Qatar, dan Kuwait, dan menggambarkannya sebagai pelanggaran kedaulatan dan hukum internasional.
GCC menggarisbawahi bahwa keamanan negara-negara anggotanya tidak dapat dipisahkan, dan menekankan bahwa setiap serangan terhadap satu negara merupakan ancaman langsung terhadap semua negara berdasarkan perjanjian pertahanan bersama.
GCC menegaskan bahwa negara-negara anggota tetap memiliki hak untuk menanggapi sesuai dengan Pasal 51 Piagam PBB dan menyerukan penghentian segera serangan tersebut, serta mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengambil tindakan tegas guna mencegah eskalasi lebih lanjut.
Sumber: Anadolu
Baca juga: AS dan negara Teluk sebut serangan balasan Iran "eskalasi berbahaya"
Baca juga: Menlu Inggris ajak mitra Teluk capai konsensus Gaza
