Depok (ANTARA) - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirat meninjau langsung lokasi tanah yang akan dijadikan pembangunan Rumah Susun Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Jalan KSU Raya, Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya Kota Depok Jawa Barat.
"Lahan ini milik Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan berjanji akan dilakukan land clearing menjadi lahan siap bangun selama enam bulan ke depan," kata Maruarar Sirait saat meninjau lahan Komdigi di Depok, Sabtu.
Maruarar Sirait yang biasa disapa Ara ini mengatakan, akan melakukan koordinasi selain dengan Komdigi yaitu dengan berbagai pihak terkait seperti TNI, Polri dan Pemerintah Kota Depok Jawa Barat agar pelaksanaan pembangunan Rusun Depok ini bisa segera terwujud.
"Kami akan segera melakukan rapat bersama untuk membahas pembangunan rusun Depok ini," jelasnya.
Baca juga: Menteri PKP dan Danantara siapkan skema rumah susun subsidi
Baca juga: Menteri PKP: Kepercayaan publik modal utama jalankan program perumahan
Baca juga: Menteri PKP targetkan ratusan rusun subsidi dapat dibangun tahun 2026
Ia berharap proses land clearing hingga pembangunan rusun dapat berjalan lancar. "Kalau untuk rakyat tentunya kami sepakat semuanya," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah mendukung penuh pembangunan rusun Depok ini. "Nanti rusun ini khusus untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang diprioritaskan bagi warga Depok yang belum mempunyai rumah," ujarnya.
Chandra mengatakan, berdasarkan informasi dari Komdigi lahan seluas 45 hektare ini sudah selesai masalah hukumnya.
"Kami siap memfasilitasi segala kebutuhan pembangunan rumah susun MBR ini, seperti land clearing, penertiban dan juga perizinan," katanya.
Chandra berharap agar proses pembangunan dapat terealisasi sehingga dapat dinikmati oleh warga yang belum mempunyai rumah.
Pewarta: Feru LantaraUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026