Tamiang Layang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah mengimbau sekaligus meminta aparatur sipil negara (ASN) perempuan beserta kerabatnya agar aktif mengikuti vaksinasi Human Papillomavirus (HPV).
"Permintaan ini sebagai langkah serius pemerintah daerah mencegah risiko kanker serviks atau kanker leher rahim pada perempuan," kata Bupati Barito Timur Muhammad Yamin melalui Surat Edaran (SE) diterima di Tamiang Layang, Senin.
Dia meminta kepala instansi vertikal, OPD, dan para camat juga memberikan izin atau dispensasi waktu kepada pegawai yang akan mengikuti vaksinasi sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
"Kanker leher rahim merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan, itulah kenapa pentingnya vaksinasi HPV," ucapnya.
Baca juga: Dinkes DIY siapkan pelaksanaan imunisasi HPV anak 11 tahun
Baca juga: Menkes sebut mulai tahun 2027 laki-laki usia 11 tahun terima vaksin HPV
Baca juga: Pemkot Kupang dan BPOM berkolaborasi vaksinasi HPV bagi 370 perempuan
Pemkab Barito Timur juga meminta pimpinan instansi vertikal, perangkat daerah, serta para camat agar turut mengimbau para ASN perempuan dan kerabat ASN di lingkungan kerja masing-masing mengikuti program vaksinasi tersebut.
"Mari memanfaatkan kesempatan ini dengan mengikuti vaksinasi HPV sesuai jadwal yang telah ditentukan," kata Yamin.
Adapun vaksinasi HPV akan dilakukan secara bertahap. Tahap pertama dijadwalkan pada 21 April 2026 di Aula Rumah Jabatan Bupati Barito Timur, dilanjutkan 22 April 2026 di Puskesmas Pasar Panas, 23 April 2026 di Puskesmas Ampah, serta 24 April 2026 di Puskesmas Dayu. Kegiatan vaksinasi dilaksanakan mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB.
Melalui program ini, Pemkab Barito Timur berharap kesadaran akan pentingnya pencegahan kanker serviks semakin meningkat serta dapat memberikan perlindungan kesehatan bagi ASN perempuan dan keluarga mereka.
Pewarta: Kasriadi/Jaya MWUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026