Karawang (ANTARA) - Kepolisian Resor Karawang, Jawa Barat, menyiapkan sebanyak 785 personel untuk pengamanan musim mudik Lebaran tahun ini melalui Operasi Ketupat Lodaya Tahun 2026.
Kapolres Karawang Ajun Komisaris Besar Polisi Fiki Novian Ardiansyah usai Rakor Pengamanan Lebaran di Karawang, Senin, menyampaikan Operasi Ketupat Lodaya 2026 merupakan amanah besar untuk melayani warga yang melaksanakan mudik Lebaran.
"Operasi ini jangan dianggap rutinitas biasa. Pengalaman dari Operasi Lilin 2025 harus kita jadikan modal untuk melaksanakan tugas lebih baik lagi. Saya mengajak seluruh stakeholder untuk terus berkoordinasi dan berkomunikasi secara intensif," katanya.
Pada musim mudik Lebaran tahun ini, Polres Karawang menyiapkan 785 personel untuk disebar di sepanjang jalur mudik wilayah Karawang.
Baca juga: Polres Karawang pastikan pawai Cap Go Meh berlangsung aman dan kondusif
Baca juga: Polres Karawang tanam jagung di lahan sekitar 2,7 hektare
Dari sisi rekayasa lalu lintas, dalam menghadapi kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek, terdapat sistem one way dan contra flow yang akan diterapkan jika diperlukan.
Perhatian khusus juga diberikan pada titik-titik rawan macet di jalur arteri, seperti Tanjungpura, simpang Pendeuy, simpang Kartini, Pasar Kosambi, dan jalur pantura.
Sementara itu, Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang turut menyiagakan 140 personel yang tersebar di tiga pos pengamanan mudik Lebaran di wilayah Karawang.
Pelaksana Tugas Asisten I Sekda Kabupaten Karawang Ridwan Salam mengatakan agar para camat di sepanjang jalur mudik untuk aktif mengecek rambu-rambu, lampu penerangan jalan umum, serta segera memperbaiki jalan berlubang.
Baca juga: Polres Karawang tangani kekerasan terhadap anak dengan modus kue bolu
Hal tersebut disampaikan agar setiap jajaran pemerintah berpartisipasi aktif dalam melakukan pengamanan mudik lebaran.
Operasi Ketupat Lodaya 2026 akan berlangsung mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 14-15 Maret 2026.
Pewarta: M.Ali KhumainiUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.