Kabupaten Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, meraih peringkat pertama sebagai Pemerintahan Kota Terbaik dalam upaya pencegahan korupsi melalui perbaikan tata kelola pemerintahan pada 2025.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johanis Tanak kepada Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim pada puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2025 bertema “Satukan Aksi, Basmi Korupsi” di Yogyakarta, Selasa.
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut yang dinilai sebagai hasil kerja bersama seluruh aparatur dan masyarakat.
“Ini saya persembahkan untuk seluruh ASN Kota Bogor dan masyarakat Kota Bogor yang terus bersemangat menjadikan Kota Bogor sebagai kota yang berintegritas,” ujar Dedie.
Ia mengapresiasi komitmen perangkat daerah yang disebutnya konsisten memperbaiki tata kelola pemerintahan, khususnya dalam aspek transparansi dan akuntabilitas.
Dedie menambahkan bahwa penghargaan tersebut menjadi pengingat sekaligus dorongan bagi jajarannya untuk terus meningkatkan langkah-langkah pencegahan korupsi di lingkungan Pemkot Bogor.
“Terima kasih kepada semuanya. Dan ini harus menjadi penyemangat untuk terus mencegah korupsi,” ucapnya.
Menurut dia, agenda pemberantasan korupsi tidak dapat berhenti pada satu capaian, melainkan harus terus diperkuat melalui kolaborasi, pengawasan, dan inovasi kebijakan.
Pemkot Bogor dalam beberapa tahun terakhir diketahui intens mendorong digitalisasi layanan, memperketat sistem pengadaan, serta memperkuat fungsi pengawasan internal sebagai bagian dari strategi pencegahan korupsi.
Dedie menegaskan bahwa keberhasilan menjaga integritas pemerintahan bergantung pada peran semua pihak, baik ASN maupun masyarakat, dalam menciptakan budaya antikorupsi di Kota Bogor.
Baca juga: Kejari Kabupaten Bekasi kampanye anti korupsi peringati hari antikorupsi sedunia
Baca juga: Menkomdigi, Menag, hingga Kepala BGN hadiri peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2025
Baca juga: Bupati Karawang komitmen tingkatkan tata kelola pemerintah yang bersih
Baca juga: Meteri PANRB Rini Widyantini perkenalkan 15 aksi pencegahan korupsi periode 2025-2026
