Kota Bogor (ANTARA) - Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim-Jenal Mutaqin, merombak dan melantik 245 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bogor menjelang satu tahun masa kepemimpinannya, Rabu.
Pelantikan yang digelar di Plaza Balai Kota Bogor, Jawa Barat, tersebut meliputi pejabat tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas, pejabat fungsional, kepala sekolah, serta kepala puskesmas di lingkungan Pemkot Bogor.
Menurut Dedie, rotasi dan promosi tersebut merupakan bagian dari tour of duty, mengingat sejumlah jabatan telah diemban selama tiga tahun bahkan lebih dari lima tahun.
“Sehingga ini menjadi bagian kita untuk menyehatkan organisasi, kemudian menguatkan komitmen dalam rangka memberikan kontribusi terbaik kepada masyarakat Bogor,” ujar Dedie.
Baca juga: Dedie Rachim cetak sejarah baru di Kota Bogor
Ia menegaskan, perombakan jabatan ini juga menjadi momentum penguatan kinerja birokrasi untuk menjawab berbagai pekerjaan rumah pemerintah daerah, terutama di bidang lingkungan hidup, penataan pedagang kaki lima (PKL), dan pembenahan transportasi.
Ia mengungkapkan, dalam rapat koordinasi beberapa waktu lalu, Presiden Prabowo Subianto juga memberikan tugas khusus kepada kepala daerah terkait pentingnya menjaga lingkungan dan kebersihan sebagai fondasi pembangunan kota.
Selain itu, dia meminta para lurah untuk memperkuat peran pelayanan langsung kepada masyarakat dengan mengenal kondisi warga secara lebih mendetail.
“Lurah harus tahu siapa yang harus dibantu, siapa warga yang sakit dan tidak mungkin kita bawa ke rumah sakit. Koordinasikan dengan puskesmas, lakukan langkah untuk melihat langsung warga yang sedang sakit atau membutuhkan pertolongan,” katanya.
Baca juga: KPU tetapkan Dedie-Jenal sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor terpilih
Ia menambahkan, kehadiran pemerintah harus dapat dirasakan masyarakat hingga tingkat lingkungan terkecil tanpa harus menunggu persoalan menjadi viral.
“Di wilayah itu lurah adalah wali kota kecil. Jadi Bapak Ibu Lurah harus mengenal warganya, termasuk anak-anak difabel, warga dengan autisme, tunanetra, dan tunarungu,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, dia juga menyampaikan terima kasih kepada Deni Hendana yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah Bogor dan kini mengemban tugas baru sebagai staf ahli.
Kepada pejabat Bapenda yang baru, Abdul Wahid, Dedie berharap dapat segera melakukan langkah perbaikan dan peningkatan kinerja pendapatan daerah sebagai modal utama percepatan pembangunan.
“Dalam mengakselerasi pembangunan diperlukan sumber daya manusia yang andal serta lingkungan kerja yang memadai. Saya berharap peningkatan pendapatan dapat terus dilakukan untuk mendukung visi dan misi pembangunan Kota Bogor,” kata dia.
Pewarta: M Fikri SetiawanUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.