Probolinggo, Jawa Timur (ANTARA) - Investor China tertarik mengelola Gerbang Wisata Sukapura (GWS) yang menjadi pintu masuk di kawasan objek wisata Gunung Bromo di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
"Investor China bersama Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional Republik Indonesia Muhammad Mufti Mubarok mengunjungi GWS yang berada di Desa Sukapura, Kecamatan Sukapura," kata Sekretaris Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo Saiful Farid Cahyono Bakti di Probolinggo, Rabu.
Investor China menyampaikan ketertarikan mereka usai meninjau fasilitas yang tersedia dan mengapresiasi upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, khususnya DKUPP yang telah mengembangkan ruang-ruang pendukung UMKM di GWS.
"Fasilitas tersebut antara lain meliputi klinik bisnis, layanan legalitas usaha serta rumah kemasan untuk mendukung peningkatan kualitas produk lokal," tuturnya.
Saiful mendukung ketertarikan investor untuk mengelola sejumlah aset milik Pemkab Probolinggo, khususnya GWS di Kecamatan Sukapura.
"Investasi itu merupakan sebuah peluang besar untuk memperkuat sektor UMKM dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Probolinggo," katanya.
GWS memiliki potensi strategis sebagai ruang promosi dan pemasaran produk-produk UMKM dari seluruh kecamatan di wilayah Kabupaten Probolinggo.
"Kami sangat bersyukur dengan adanya minat dari investor, terutama terhadap GWS yang selama ini kami kelola. Harapannya, keberadaan investor bisa memaksimalkan fungsi GWS sebagai pusat promosi UMKM dari 24 kecamatan di Probolinggo," ujarnya.
