Jakarta (ANTARA) - Pemerintah mendorong percepatan eliminasi penyakit tuberkulosis (TB) melalui program Desa dan Kelurahan Siaga TB yang merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Hal ini disampaikan Deputi Bidang Materi Komunikasi dan Informasi Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO) Isra Ramli dalam acara Monitoring dan Evaluasi Piloting Gerakan Bersama Desa dan Kelurahan Siaga TB di Kantor Kepala Desa Sukadami, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Selasa.
"Ini komitmen Presiden Prabowo yang betul-betul memperhatikan kesejahteraan masyarakat. Eliminasi TB menjadi bagian dari strategi meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia," kata Isra.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono dan Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan.
Wamenkes Dante menyampaikan bahwa Indonesia saat ini menempati posisi kedua jumlah kasus TB terbanyak di dunia setelah India. Ia menyoroti tingginya potensi penularan TB di kawasan industri seperti Cikarang akibat kualitas udara yang kurang sehat.
“Peran ibu-ibu kader kesehatan di desa menjadi sangat penting dalam menyukseskan program ini. Mereka memverifikasi langsung ke rumah warga berdasarkan riwayat dari rumah sakit. Kami tahu tantangan di lapangan, terutama soal stigma masyarakat,” ujar Dante.
Pemerintah, lanjutnya, terus memperkuat dukungan terhadap para kader melalui kerja sama dengan lembaga internasional seperti The Global Fund, yang menyediakan pendanaan untuk kegiatan pencegahan, pengobatan, dan edukasi masyarakat terkait TB.
“Jika kader bisa mengobati dan mengawasi pasien sampai sembuh, ada dana tambahan dari Global Fund. Kami dari Kemenkes siap mendukung,” katanya.
Sementara itu, Pemerintah Desa Sukadami telah mengalokasikan anggaran untuk honor kader kesehatan yang aktif dalam program eliminasi TB. Dukungan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lainnya.
Wakil Menteri PPPA Veronica Tan menegaskan pentingnya peran perempuan dalam program kesehatan masyarakat. “Saya yakin perempuan akan bergerak jika difasilitasi. Kementerian PPPA akan memberikan dukungan penuh,” ujarnya.
Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan dalam kesempatan yang sama menyampaikan pentingnya peran serta masyarakat dalam menyukseskan program eliminasi TB. Menurutnya, deteksi dini sangat penting dan tidak bisa hanya mengandalkan program pemerintah.
Senada, Wakil Bupati Kabupaten Bekasi Asep Surya Atmaja menyebut wilayahnya yang merupakan kawasan industri sangat rentan terhadap penyebaran TB. Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat mempercepat pencapaian target Indonesia bebas TB.
Pemerintah dorong eliminasi TB lewat Program Desa Siaga
Selasa, 15 Juli 2025 9:36 WIB
Arsip foto - Sejumlah pasien penderita Tuberkulosis (TB) antre saat akan menjalani pemeriksaan rutin di Puskesmas Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (13/4/2022). (ANTARA/Dhoni Setiawan/ss/13.)
