Jakarta (ANTARA) - Perusahaan aplikasi pencatat transaksi dan keuangan Labamu hadir dalam Pasar Gembira Gebyar UKM dan Koperasi sebagai penyedia point of sale (POS) atau kasir digital.
Head Of Public Relation Labamu Ichwan Sitorus dalam keterangan resminya di Bogor, Minggu, menjelaskan pihaknya melakukan sejumlah terobosan demi menjadikan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk go digital dengan mengusung slogan "Tumbuh Bersama".
Berbagai agenda kerja sama digelar Labamu dengan berbagai pihak termasuk dengan pemerintah untuk pemberdayaan UMKM di ranah digital.
"Kita ingin selalu ada bersama UMKM, untuk tumbuh bersama dengan banyak melakukan agenda kerja sama dengan berbagai pihak yang memiliki binaan UMKM. Berbagai pelatihan kita gelar baik hard skill maupun soft skill yang muaranya untuk kemajuan UMKM di Indonesia dengan memanfaatkan teknologi di ranah digital," ujar Ichwan.
Menurut dia, berbagai fitur yang kini ada di aplikasi Labamu, telah terbukti memberikan kemanfaatan bagi pelaku usaha untuk peningkatan kegiatan usahanya secara digital.
Gebyar UKM dan Koperasi merupakan rangkaian acara HUT Kota Tangerang Selatan yang ke-15, yang digelar selama dua hari Jumat hingga Sabtu, 17-18 November 2023 di lapangan Kecamatan Ciputat.
Selain bazar, digelar talkshow, konser musik, senam zumba, santunan, dan berbagai doorprize dengan hadiah utama berupa sepeda motor.
Pada ajang tersebut Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (Dinkop UKM) Kota Tangerang Selatan berkolaborasi dengan pihak Labamu yang mengisi acara talkshow mengenai pencatatan keuangan secara digital untuk UMKM.
Kolaborasi juga bertujuan untuk mempererat kerja sama antara Dinkop UKM Kota Tangerang Selatan dan PT Laba Kita Bersama (Labamu) yang sudah sering terjalin. Kerja sama jangka panjang seperti ini dinilai mampu mengangkat UMKM menjadi go digital.
“Kita harus sudah mulai kolaborasi seperti ini,” ujar Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Selatan Bachtiar Priyambodo.
Bactiar melanjutkan, bahwa kolaborasi tersebut selaras dalam mendukung kebijakan-kebijakan dari Walikota Kota Tangerang Selatan sehingga dapat tersampaikan dengan baik.
“Kita saling membantu kita saling mengisi hingga misi dari Pak Walikota serta kebijakan yang beliau ambil bisa tersampaikan secara baik kepada masyarakat,” lanjutnya.
Perkembangan teknologi digital sangat pesat dan sudah dimanfaatkan di berbagai aspek usaha. Maka dari itu, Labamu hadir untuk UMKM agar lebih maju dan mau memanfaatkan perkembangan teknologi tersebut.
Sehingga, dengan pemanfaatan teknologi digital pelaku UMKM memiliki peluang yang besar untuk mengembangkan usahanya. Dan pengelolaan usahanya pun lebih terorganisir dan lebih mudah.
Fitur point of sale (POS) atau kasir digital tersebut membuat para pelaku usaha khususnya di acara Pasar Gembira Gebyar UKM dan Koperasi menjadi lebih mudah dalam bertransaksi jual beli. Dan agar lebih praktis dalam pembayaran, Labamu juga menghadirkan Qris statis yang dapat diajukan melalui aplikasi.
Selain fitur POS atau kasir digital, Labamu memiliki beberapa fitur lainnya untuk membantu para UMKM mengelola usahanya. Seperti fitur tagihan, fitur laporan, serta buku piutang yang dapat membantu pelaku UMKM mengirimkan tagihan dan memantau aktivitas transaksi maupun piutang dagang yang belum dibayarkan.
Dalam aplikasinya, Labamu menyiapkan fitur quotation, sehingga penawaran yang akan dibuat menjadi lebih profesional. Tidak hanya itu, aplikasi pencatatan keuangan tersebut dapat memantau pegawainya.
Terdapat pula fitur pelanggan dan komunitas, sehingga pelaku UMKM dapat terus terkoneksi dengan para pelanggan tetapnya. Serta bisa berdiskusi sesama pengusaha untuk mengembangkan relasi dan meningkatkan penjualannya.
Kemudian, juga bisa digunakan untuk membeli pulsa, paket data, token listrik, atau produk digital lainnya hanya dari aplikasi Labamu. Dengan demikian, para pengguna tidak perlu repot harus ke gerai dan hanya perlu membuka aplikasi Labamu.
Yang terbaru, Labamu tidak hanya menyediakan fitur untuk mengelola serta memantau ketersediaan produk yang akan kita pasarkan.
Saat ini, aplikasi Labamu menambahkan fitur bahan baku, sehingga ketersediaan stok dapat terpantau. Pelaku UMKM tidak perlu khawatir lagi untuk kehabisan bahan baku yang dapat mengganggu bisnisnya.
Sebelumnya, Labamu bekerja sama dengan Jakpreneur Sudin Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Jakarta Selatan memberikan pelatihan soft skill bagi Jakpreneur UMKM binaan PPAPP yang digelar di RPTRA Tiga Durian, Pancoran, Jakarta Selatan.
Dalam pelatihan soft skill tersebut Kepala Seksi PMKK Sudin PPAPP Sukendri W.R. mengungkapkan bahwa kegiatan seperti ini sangat diperlukan bagi para pelaku UMKM agar tidak hanya hard skillnya saja, namun kemampuan yang lainnya juga meningkat untuk diterapkan dalam perkembangan usahanya.
“Adanya pelatihan pencatatan keuangan digital seperti ini diharapkan UMKM kami punya kemampuan yang lengkap. Selain mereka bisa mengolah mereka juga bisa punya pola pikir, pembukuan, punya catatan yang baik,” ungkap Sukendri.
Ety Setyawati salah satu peserta kegiatan mengaku senang dengan adanya pelatihan manajemen usaha secara digital sehingga usahanya dapat berkembang.
“Bagus kak, saya senang karena menambah ilmu dan pengetahuan, jadi kita bisa berkembang dalam usaha,” ungkap Ety.
Dengan menggunakan aplikasi Labamu, Ety yang juga merupakan pengusaha makanan ringan Donati di Jakarta Selatan, merasa sangat terbantu dalam mencatat keuangan dan menjalankan usahanya.
“Memudahkan untuk mencatat keuangan yang lebih baik, transaksi lebih mudah, menyimpan, penawaran lebih praktis, dan profesional,” jelas Ety.
Labamu sediakan kasir digital di Pasar Gembira Tangsel
Minggu, 26 November 2023 12:21 WIB

Pasar Gembira Gebyar UKM dan Koperasi di Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten. (ANTARA/HO-Labamu)