Kabupaten Bogor (ANTARA) - Badan pengelola investasi Danantara menargetkan pelaksanaan groundbreaking pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di TPA Galuga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada awal 2026, seiring berjalannya proses pengadaan barang dan jasa proyek tersebut.
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan target groundbreaking tersebut menjadi sinyal kuat adanya percepatan koordinasi lintas pihak agar pembangunan PSEL dapat berjalan tanpa hambatan sejak tahap awal.
“Keinginan dari Danantara adalah memastikan tidak ada ekses dari rencana ini. Artinya, ketika groundbreaking dilakukan nanti, sudah tidak ada lagi isu, baik administratif, teknis, maupun sosial,” ujar Dedie di Kota Bogor, Senin.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Bogor bersama Pemerintah Kabupaten Bogor telah menyiapkan lahan seluas lima hektare di kawasan TPA Galuga yang telah melalui kajian awal dan akan dilanjutkan dengan kajian teknis secara detail.
Baca juga: Menteri LH tinjau lokasi rencana pembanguan WTE PSEL di TPA Galuga Bogor
Dedie menambahkan, selain kesiapan lahan dan dokumen, pemerintah daerah juga mempersiapkan langkah mitigasi dampak sosial, salah satunya melalui pendataan masyarakat yang berprofesi sebagai pemulung di sekitar TPA Galuga.
“Yang sudah ada akan didata, kemudian dicarikan solusi terbaik. Kami tidak ingin adanya proyek ini justru menimbulkan dampak sosial baru atau meningkatkan jumlah pemulung,” katanya.
Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq saat meninjau TPA Galuga, Minggu (21/12), mengatakan seluruh tahapan awal pembangunan PSEL WTE Galuga saat ini sudah relatif lengkap, termasuk proses pengadaan barang dan jasa yang kini ditangani oleh Danantara.
