Banjarbaru (ANTARA) - Universitas Lambung Mangkurat (ULM) membebaskan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) terhadap sekitar 200 mahasiswa asal Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, yang terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatera.
"Ini bentuk kepedulian ULM terhadap mahasiswa yang mengalami musibah bencana, dimana banyak dari keluarga mereka meninggal dan rumah hancur," kata Rektor ULM Prof Ahmad Alim Bachri di Banjarbaru, Kalimantar Selatan, Senin.
Penyerahan secara simbolis surat keputusan pembebasan UKT itu dilakukan saat gelaran Wisuda ke-128 tahun 2025 di Auditorium ULM
Kebijakan pembebasan UKT berlaku untuk tahun depan dan akan dievaluasi tahun berikutnya berdasarkan perkembangan ke depan.
Dia berharap kebijakan itu dapat meringankan beban mahasiswa yang terdampak bencana dan mahasiswa bisa tetap fokus menjalani perkuliahan.
Staf Ahli Sekjen Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Yohandri Bow yang turut hadir mengapresiasi langkah ULM tersebut dan menilai sudah tepat bagi setiap Perguruan Tinggi Negeri (PTN) mengambil kebijakan serupa.
Wisuda ke-128 ada 712 lulusan terdiri atas 62 orang Program Diploma, 530 orang Program Sarjana, 27 orang Program Pendidikan Profesi, 78 orang Program Magister, delapan orang Program Spesialis Bedah, serta tujuh orang Program Doktor.
Baca juga: Universitas Bengkulu gratiskan UKT semester genap mahasiswa terdampak bencana Sumatera
