Timika (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Timika mengingatkan nelayan lokal agar mewaspadai peningkatan kecepatan angin di perairan Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, yang berpotensi menyebabkan gelombang laut lebih tinggi dalam beberapa hari ke depan.
Prakirawan cuaca BMKG Timika Stevan Yawan di Timika, Sabtu, mengatakan saat ini kecepatan angin di wilayah perairan selatan Papua terpantau cukup tinggi, sehingga berdampak pada kondisi gelombang laut.
“Kecepatan angin di laut mencapai 5 sampai 15 knot atau sekitar 10 hingga 30 kilometer per jam. Angin yang lebih kencang tentu menyebabkan gelombang laut menjadi lebih tinggi,” katanya.
Baca juga: Ini penyebab angin kencang di Malang menurut BMKG
Ia menjelaskan tinggi gelombang di perairan Mimika berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter. Kondisi tersebut perlu diwaspadai terutama bagi nelayan yang menggunakan perahu berukuran kecil.
“Di laut itu 5 knot sudah lumayan kencang, apalagi 15 knot. Ini sangat berdampak pada nelayan yang memakai perahu kecil, sehingga mereka harus lebih hati-hati,” ujarnya.
Menurut dia, peningkatan kecepatan angin dipengaruhi kondisi musim peralihan atau pancaroba yang saat ini terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia, sehingga potensi angin kencang lebih sering muncul.
Prakiraan cuaca tersebut dikeluarkan oleh BMKG untuk wilayah Provinsi Papua Tengah dalam tiga hari ke depan. Karena itu, nelayan diimbau selalu memantau perkembangan informasi cuaca sebelum melaut.
Baca juga: BMKG sebut enam wilayah di Sulut berpotensi hujan lebat dan angin kencang
Ia mengatakan informasi cuaca dapat diperoleh melalui petugas syahbandar di pelabuhan, grup informasi cuaca BMKG setempat maupun secara langsung ke kantor BMKG. Selain itu, masyarakat juga dapat mengakses aplikasi resmi BMKG melalui telepon seluler.
“Nama aplikasinya Info BMKG, tersedia di Play Store dan bisa diinstal di ponsel. Di situ informasi cuaca lengkap dari seluruh Indonesia termasuk Mimika,” katanya.
Ia menambahkan secara umum kondisi cuaca di Kabupaten Mimika dalam satu pekan ke depan berpotensi terjadi hujan pada sore hingga malam hari dengan intensitas sedang hingga lebat berdurasi singkat.
Hujan diperkirakan terjadi di wilayah kaki pegunungan seperti Distrik Tembagapura dan Kuala Kencana, kemudian bergerak menuju wilayah Kota Timika pada sore hingga malam hari, yang kerap disertai guntur dan petir.
