Den Haag (ANTARA) - Negara-negara peserta KTT Laut Utara di Hamburg, Jerman, sepakat mempercepat pengembangan energi angin dan koordinasi infrastruktur energi lepas pantai, menurut pengumuman pemerintah Belanda pada Senin.
"Menteri energi Belgia, Denmark, Prancis, Jerman, Irlandia, Luksemburg, Belanda, Norwegia, dan Inggris menandatangani deklarasi yang menyetujui pengembangan 100 gigawatt energi angin lepas pantai bersama-sama pada 2050," kata kabinet Belanda.
Pemerintah Belanda menambahkan bahwa negara-negara tersebut juga sepakat meningkatkan kerja sama dalam perencanaan infrastruktur energi lepas pantai, mengurangi biaya, mempercepat pembangunan infrastruktur, dan memperkuat pasokan energi Eropa.
Baca juga: Pembangkit hibrida bebaskan warga Dusun Bondan dari kegelapan Pada Juni 2024, pemerintah Belanda memutuskan untuk mengalokasikan lebih dari 41 juta euro (sekitar Rp815,4 miliar) untuk melindungi infrastruktur dan memperkuat keamanan di Laut Utara.
Menurut catatan pemerintah Belanda, setahun sebelumnya, mereka telah memutuskan untuk memulai Program Perlindungan Infrastruktur Laut Utara (PBNI) antar departemen karena rencana beberapa negara untuk "menyabotase infrastruktur lepas pantai yang vital, seperti pipa dan kabel data."
Sumber: Sputnik-OANA
Eropa akan percepat pengembangan energi angin lepas pantai di Laut Utara
Selasa, 27 Januari 2026 12:40 WIB
Arsip foto - Turbin-turbin angin di Westmill Wind Farm & Solar Park yang dimiliki masyarakat setempat dan mendukung energi terbarukan di Watchfield, dekat Swindon, Inggris, September 2021. ANTARA/Reuters/as. (.)
