Karawang (ANTARA) - Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyampaikan penanganan tanggul Kali Bawah yang jebol di wilayah Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat harus dilakukan dengan cepat dan serius.
"Kami bersama jajaran forkopimda sudah melakukan peninjauan ke lapangan. Kerusakan tanggul tidak ringan," kata bupati di Karawang, Sabtu.
Pada awalnya kerusakan tanggul di bagian bawah lebarnya sekitar 5 meter, namun kini melebar hingga 14-20 meter. Karena itu penanganannya harus cepat dan serius.
Berdasarkan hasil peninjauan, akibat tanggul Kali Bawah jebol dua desa yakni Desa Muara dan Desa Muarabaru di wilayah Kecamatan Cilamaya Wetan dilanda banjir.
Baca juga: Polres Karawang kawal proses penanganan darurat jebolnya tanggul Kalimalang
Baca juga: Pemkab Karawang pasang bronjong di titik jebolnya tanggul Sungai Kalimalang
Baca juga: Polres Karawang bantu penanganan bencana banjir akibat tanggul sungai jebol
Di Desa Muara, banjir merendam 199 rumah dengan total 711 jiwa dari 254 KK, termasuk 42 balita, sembilan bayi, dan 41 lansia, dengan ketinggian air berkisar antara 20 hingga 40 sentimeter.
Sedangkan di Desa Muarabaru, tercatat 433 rumah terdampak dengan jumlah 1.396 jiwa dari 421 KK, termasuk 79 balita, 13 bayi, dan 98 lansia, dengan ketinggian air mencapai 30 hingga 80 sentimeter.
Atas kejadian itu, bupati langsung berkoordinasi dengan Perum Jasa Tirta (PJT) II Jatiluhur dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Dalam koordinasi itu disampaikan agar dilakukan perbaikan secepat mungkin, sebelum kerusakan tanggul dan dampak banjir semakin meluas.
Pemkab Karawang juga siap membuka akses untuk masuknya material untuk kepentingan perbaikan.
"Semua dipermudah agar pekerjaan tidak tersendat. Mudah-mudahan bisa segera teratasi. Kami berharap PJT II dan BBWS bisa bergerak cepat," kata bupati.
Selain berkoordinasi untuk perbaikan tanggul yang jebol, bupati juga melakukan penanganan darurat. Di antaranya dengan mendirikan dapur umum di kantor kecamatan untuk memastikan kebutuhan logistik, terutama makanan agar tetap terpenuhi.
Di sisi lain, Dinas Kesehatan Karawang juga diinstruksikan untuk siaga, melakukan pemeriksaan kesehatan bagi warga terdampak banjir.
Pewarta: M.Ali KhumainiUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.