Moskow (ANTARA) - Para menteri luar negeri Uni Eropa untuk pertama kalinya dalam sebuah pertemuan pada Kamis menyebut Amerika Serikat sebagai ancaman bagi benua tersebut, kata Menteri Luar Negeri Hongaria Peter Szijjarto.

"Hari ini, banyak yang secara terbuka menyebut Amerika Serikat sebagai negara yang menimbulkan ancaman bagi Uni Eropa. Mereka berbicara tentang persatuan Aliansi Transatlantik, sementara hari ini, untuk pertama kalinya, mereka secara terang-terangan langsung menyatakan bahwa Amerika Serikat menimbulkan tantangan dari perspektif Uni Eropa," kata Szijjarto kepada media Hongaria usai pertemuan dewan, seperti yang disiarkan M1.

Ia juga menyoroti pernyataan-pernyataan yang dinilai "tidak tahu malu" bahwa AS diduga berniat memecah belah Uni Eropa.

"Saya rasa Uni Eropa secara naif tertipu dengan pemikiran bahwa mereka masih memainkan peran penting dalam politik dunia sehingga AS harus terlibat dengan kita dengan cara apa pun, apalagi berusaha memecah belah kita," katanya.

Baca juga: Menlu Ukraina sebut Hungaria jadi hambatan bagi keanggotaan di UE
Baca juga: Survei sebut 70 persen lebih warga Uni Eropa nilai demokrasi alami kemunduran
Baca juga: Uni Eropa sambut baik gencatan senjata pemerintah Suriah dan SDF

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump pada Rabu (21/1) kembali mengemukakan upayanya terkait akuisisi Greenland oleh AS serta mempertajam kritiknya terhadap Eropa dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

Pernyataan itu disampaikan Trump dalam sebuah pidato khusus di pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) di Davos, Swiss, menambahkan ketegangan dalam hubungan transatlantik.

Trump mengatakan Eropa tidak menuju ke arah yang benar dan sebagian wilayah di benua itu bahkan tidak dapat dikenali lagi dalam apa yang dia gambarkan sebagai kondisi yang sangat negatif.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti



Pewarta: Asri Mayang Sari
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026