Jakarta (ANTARA) - Kontrak Engineering, Procurement, and Construction (EPC) untuk Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Batam#1 berkapasitas 120 Megawatt (MW) melibatkan PLN Batam dengan konsorsium sejumlah perusahaan berhasil ditandatangani pada hari ini.
Adapun perusahaan yang tergabung di dalam konsorsium ini meliputi PT PP (Persero) Tbk, PT Atamora Teknik Makmur, dan PT Sinergi Pratama Sukses (SPA) yang nantinya akan melaksanakan pekerjaan mulai dari perencanaan, pengadaan, hingga konstruksi di proyek PLTGU Batam#1.
Penandatanganan kontrak EPC untuk proyek senilai Rp3,35 triliun tersebut dilaksanakan di Kantor PLN Batam, Unit Bisnis BES, Jakarta, Jumat.
Project Sponsor Konsorsium PP–Atamora–SPS Doliano M. Siregar menyampaikan bahwa kerja sama ini bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang membangun kepercayaan dan profesionalisme industri nasional.
"Kami berterima kasih atas kepercayaan PLN Batam dan seluruh tim pengadaan yang menjalankan proses tender dengan transparan dan fair. Kolaborasi ini menandai babak baru bagi industri nasional, di mana BUMN dan swasta saling melengkapi, bukan bersaing,” ujarnya.
PLTGU Batam#1 ditargetkan menjadi salah satu tulang punggung sistem kelistrikan Batam, memperkuat daya saing kawasan industri, serta mendukung ekspansi sektor-sektor strategis seperti logistik, manufaktur, dan data center.
Penyelesaian konstruksi proyek ini diperkirakan tiga tahun, serta akan menjadi salah satu penopang utama sistem tenaga listrik Batam dalam jangka panjang.
Sedangkan Direktur Utama PLN Batam, Kwin Fo, menyebut kolaborasi ini sebagai perwujudan nyata dari transformasi energi yang inklusif.
“PLTGU Batam#1 bukan hanya proyek pembangkit, tetapi pondasi bagi ketahanan energi di kawasan industri paling dinamis di Indonesia. Kami bersyukur dapat menggandeng mitra nasional yang berintegritas dan berkompeten,” ujar Kwin.
Kontrak EPC PLTGU Batam#1 120 MW libatkan konsorsium ditandatangani
Jumat, 17 Oktober 2025 20:15 WIB
Direksi PLN Batam bersama direksi PT PP (Persero) Tbk, PT Atamora Teknik Makmur, dan PT Sinergi Pratama Sukses (SPA) berfoto bersama usai penandatanganan kontrak EPC untuk proyek PLTGU Batam senilai Rp3,35 triliun di Kantor PLN Batam, Unit Bisnis BES, Jakarta, Jumat (17/10/2025). (ANTARA/dokumen pribadi)
