Koba, Babel, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memperkuat layanan kesehatan dasar masyarakat melalui penyediaan program Cek Kesehatan Gratis dan pengembangan inovasi posyandu.
"Di antara pelayanan dasar itu adalah melalui dukungan pemberian makanan tambahan (PMT) bergizi bagi anak dan ibu hamil," kata Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman di Koba, Rabu.
Ia mengatakan CKG menjadi langkah penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kondisi kesehatan sejak dini guna menekan risiko penyakit.
“CKG ini penting agar masyarakat mengetahui kondisi tubuh lebih awal dan bisa melakukan pencegahan,” kata Algafry.
Baca juga: Sigi dorong nakes perkuat pelayanan kesehatan dasar
Baca juga: Dokter sebut imunisasi kebutuhan dasar pada anak yang wajib orang tua berikan
Algafry juga mengapresiasi keberhasilan Posyandu Duku di Desa Kayu Besi yang mencatat tingkat kehadiran sasaran hampir 90 persen atau tertinggi di Bangka Tengah.
Tingginya capaian tersebut didukung inovasi berupa pemberian bahan makanan tambahan dan PMT dengan menu beragam.
“Capaian hampir 90 persen menunjukkan posyandu ini dikelola dengan inovatif. Dukungan bahan makanan dan PMT yang menarik membuat masyarakat rutin datang,” ujarnya.
Posyandu Duku secara rutin memberikan bahan pangan seperti ayam, telur, tahu, tempe, sayur, dan susu, serta menyajikan PMT berbasis gizi seimbang dengan menu yang disesuaikan kebutuhan anak dan ibu hamil.
Baca juga: Layanan dasar masyarakat Jakarta tak boleh berubah
Ketua TP PKK Bangka Tengah Eva Algafry menilai inovasi tersebut berpengaruh langsung terhadap partisipasi masyarakat dan dapat direplikasi oleh desa lain.
“Inovasi PMT dan dukungan bahan makanan terbukti meningkatkan kehadiran sasaran. Ini bisa menjadi model bagi posyandu lain melalui pendekatan amati, tiru, dan modifikasi,” katanya.
Pewarta: AhmadiUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026