Koba, Babel, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung fokus membangun infrastruktur pada sektor layanan dasar dan pariwisata dalam rencana program Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, dan Pertanahan (DPUTRP) tahun 2027.
Kepala DPUTRP Bangka Tengah Fani Hendra Saputra di Koba, Senin, mengatakan pembangunan infrastruktur diarahkan untuk mendukung peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, sekaligus memperkuat sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah.
"Dua layanan dasar, yaitu pendidikan dan kesehatan dan sektor pariwisata menjadi prioritas kami tahun depan," kata Fani.
Fani juga mengatakan, program pembangunan infrastruktur yang disusun harus saling terhubung dan terintegrasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) agar berkelanjutan.
Baca juga: Bangka Tengah promosikan potensi wisata daerah lewat Jelajah Alam Wilayah
Baca juga: Bangka Tengah prioritaskan tiga destinasi wisata unggulan
"Bahkan program pembangunan infrastruktur daerah telah kami sinkronkan dengan kementerian terkait dan ditindaklanjuti oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional serta Balai Wilayah Sungai, terutama yang berkaitan dengan dukungan infrastruktur dasar," katanya.
DPUTRP Bangka Tengah tengah melakukan pendataan, studi teknis, dan peninjauan lapangan sebagai bahan pengusulan program pembangunan ke kementerian.
"Kita juga telah berkoordinasi dengan rumah sakit umum daerah serta dinas yang membidangi pariwisata dan kepemudaan untuk memastikan kesiapan infrastruktur penunjang layanan pendidikan, kesehatan, dan pengembangan kawasan pariwisata," katanya.
Fani menjelaskan, pembangunan infrastruktur pariwisata akan difokuskan pada peningkatan aksesibilitas menuju destinasi unggulan, termasuk perbaikan jalan, drainase, serta penataan kawasan pendukung agar lebih nyaman dan aman bagi wisatawan.
Baca juga: Bangka Tengah kembangkan desa wisata berbasis digital
"Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar," ujarnya.
DPUTRP juga akan memprioritaskan pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur dasar di wilayah pedesaan untuk mengurangi kesenjangan layanan antar wilayah.
"Pemerataan pembangunan infrastruktur sangat penting agar masyarakat di seluruh kecamatan dapat menikmati layanan publik yang layak dan berkelanjutan," tutup Fani.
Pewarta: AhmadiUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026