Bogor (ANTARA) - Pertandingan final Liga 2 Pegadaian Championship 2025-2026 akan digelar di Stadion Maguwoharjo Sleman Yogyakarta, Sabtu (9/5/2025).
PSS Sleman mendapat keuntungan bertanding di hadapan supporter fanatiknya karena bertanding di kandang sendiri. Garudayaksa yang juga menargetkan gelar juara Liga 2 juga dipastikan telah mempersiapkan timnya untuk menentukan jawara Liga 2.
Di sisi lain, posisi mereka yang sama-sama telah lolos promosi ke Liga 1 Super League tentunya akan sangat berpengaruh pada pertandingan sore ini.
Kedua tim dipastikan tampil tanpa beban karena sudah sama-sama aman ke Liga 1, tidak menutup kemungkinan akan terjadi orkestrasi lapangan melalui variasi-variasi permainan termasuk memaksimalkan rotasi sepanjang pertandingan.
Setelah target utama mereka sudah tercapai, kini keduanya mengejar prestise sebagai pemuncak di Liga 1 yang merupakan legitimasi kekuatan tim dalam perjalanan keduanya yang bertanding di grup berbeda.
Garudayaksa juara grup A dan PSS Sleman juara grup B. Akhirnya mereka bertemu pada partai puncak.
Di sisi lain, sukses Adhyaksa FC memenangkan pertandingan babak play off promosi le Liga 1, menjadi inspirasi bagi Garudayaksa FC untuk bisa melakukannya di PSS Sleman. Terlebih keduanya tidak pernah ketemu di kompetisi reguler liga 2.
Kemenangan Adhyaksa 1-0 atas Persipura yang lebih diunggulkan sebelum laga, menjadi bagian penting dalam perjalanan Liga 2 tahun ini.
Dan Garudayaksa dalam posisi sama bertanding final di kandang lawan, meski dari sisi tekanan baik Garudayaksa dan PSS Sleman sudah lepas tanpa beban, yang memungkinkan para pemain bisa bermain lepas.
Bedasarkan data catatan terakhir di grup A, Garudayaksa sebagai juara grup A dengan nilai 52 hasil 27 kali bertanding, 14 kali menang, 10 seri dan 3 kali kalah.
Sedangkan PSS Sleman juara grup B dengan nilai 56 hasil 27 kali bertanding, 16 kali menang, delapan seri dan 3 kali kalah.
Sementara dari produktifitas gol, PSS Sleman lebih produktif dengan 53 gol dan 19 gol kemasukan dan agregat 34 gol.
Di sisi lain Garudayaknya , produktifitas 49 gol memasukan dan 19 gol kemarukan dengan agregat 30 gol.
Sehingga dari sisi jumlah gol kemasukan sama-sama 19 gol, menunjukkan barisan pertahanan kedua tim cukup berimbang, dan akan menentukan pada laga final sore ini.
Pewarta: Pewarta BPJEditor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.