Koba, Babel, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengembangkan ekosistem ekonomi biru berkelanjutan sebagai strategi memperkuat ketahanan pangan dan menekan inflasi daerah.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Bangka Tengah, Imam Soehadi, di Koba, Minggu, mengatakan pengembangan ekonomi biru dilakukan dengan membangun rantai nilai perikanan dari hulu hingga hilir, mulai dari produksi, pengolahan, hingga pemasaran.
“Konsep ini kami kembangkan sebagai jawaban atas tantangan masa depan agar sektor perikanan menjadi tulang punggung ekonomi daerah yang berdaya saing dan berkelanjutan,” katanya.
Baca juga: FMIPA UI gali potensi ekonomi biru di Pulau Harapan
Ia menjelaskan salah satu inovasi utama dalam pengembangan sektor perikanan budi daya adalah program pakan rakyat, yaitu inisiatif penyediaan pakan ikan berbasis bahan lokal yang telah dikembangkan beberapa tahun terakhir.
“Program ini menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem perikanan terpadu. Kami ingin Bangka Tengah menjadi contoh daerah yang berhasil menerapkan konsep ekonomi biru,” ujarnya.
Pemerintah kabupaten menetapkan Desa Pinang Sebatang sebagai lokasi percontohan kawasan budi daya produktif, ramah lingkungan, dan terintegrasi dengan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Sebagai langkah penguatan kelembagaan, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah juga menjalin kerja sama dengan Bank Indonesia dalam upaya menjaga ketahanan pangan dan menekan laju inflasi daerah.
Baca juga: Potensi keunggulan karbon biru Indonesia
“Selama empat tahun terakhir, Bank Indonesia telah berkolaborasi dengan kami dalam pengembangan sarana budi daya, pengolahan, hingga pemasaran hasil perikanan. Kolaborasi ini terbukti membantu menjaga stabilitas pasokan pangan dan memperkuat ekonomi lokal,” kata Imam.
Selain itu, dilakukan pula kesepakatan antara Koperasi Perikanan dan Posyandu Desa Pinang Sebatang untuk mengalokasikan sebagian hasil panen ikan guna mendukung pemenuhan gizi anak-anak dan ibu hamil.
“Kami ingin memastikan peningkatan konsumsi ikan di masyarakat menjadi bagian dari pembangunan manusia yang sehat dan produktif,” ujarnya.
Pewarta: AhmadiUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026