Sampit (ANTARA) - Petugas gabungan mengevakuasi seekor trenggiling seberat 15 kilogram dari dalam peti kemas kosong di Terminal Peti Kemas Bagendang, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, pada Rabu (1/10).
“Kami menerima informasi dari Komunitas Reptil Sampit bahwa ada penemuan trenggiling di pelabuhan atau TPK Bagendang. Segera kami menuju lokasi dan kami menemukan satwa tersebut di dalam peti kemas,” kata Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim Sukmana di Sampit, Kamis.
TPK Bagendang tersebut milik PT Pelindo Multi Terminal (SPMT).
Ia menyebutkan, saat dievakuasi pada Rabu (1/10), trenggiling itu dalam kondisi sehat hanya saja tampak dehidrasi karena diduga satwa itu sudah berada di dalam peti kemas selama dua hari.
Setelah dievakuasi, trenggiling dengan panjang kurang lebih satu meter itu dibawa ke Mako Disdamkarmat Kotim, selanjutnya diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).
Penemuan tersebut berawal penemuan peti kemas kosong tetapi masih dalam kondisi digembok oleh Tim Kesehatan, Keselamatan, Keamanan dan Lingkungan (HSSE) TPK Bagendang.
Baca juga: Kemenhut gagalkan perdagangan 15,52 kg sisik trenggiling dan amankan pelakunya di Kalbar
Baca juga: Bali lepasliarkan satwa dilindungi di Hutan Batukaru
Baca juga: Polresta Jambi gagalkan penjualan 10 kg sisik trenggiling dari Tanjab Timur
