Nanning (ANTARA) - Wakil Presiden China Han Zheng menegaskan ASEAN tetap menjadi mitra prioritas Tiongkok di kawasan sehingga akan terus memperluas kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan dengan negara-negara Asia Tenggara.
"Tahun ini, hubungan kemitraan strategis komprehensif China-ASEAN terus berkembang pesat. China menempatkan ASEAN sebagai prioritas dalam diplomasi kawasan, memperdalam integrasi regional dan meningkatkan tingkat kerja sama," kata Wapres Han Zheng dalam pembukaan Pameran China-ASEAN (China-ASEAN Expo atau CAEXPO) ke-22 di Nanning, Daerah Otonom Guangxi Zhuang, Rabu.
Pameran China-ASEAN (CAEXPO) ke-22 dengan tema "Digital Intelligence and Innovation Empower Development: Leveraging China-ASEAN FTA 3.0 New Opportunities for an even Closer China-ASEAN Community with a Shared Future" dilaksanakan pada 17-21 September 2025. Pameran itu menjadi ajang promosi kerja sama perdagangan, investasi, pariwisata dan teknologi China dengan 10 negara ASEAN.
"Proyek-proyek utama seperti jalur kereta api, jembatan, pelabuhan, serta proyek-proyek kemanusiaan terus berlanjut. Kami pun berkomitmen terhadap prinsip inklusivitas, kelancaran lalu lintas masyarakat, pertukaran personel semakin intensif maka semakin banyak mekanisme pertukaran budaya, pendidikan, dan interaksi menyeluruh dapat menjembatani hubungan antarmasyarakat," tambah Han Zheng.
Dengan kondisi global yang terus berubah, Han Zheng menyebut masyarakat mengalami tantangan yang belum pernah dihadapi sebelumnya.
"China bersedia terus bekerja dengan berbagai negara, menciptakan kerja sama berkelanjutan, dengan bidang yang lebih beragam dan pendekatan yang lebih pragmatis, untuk memajukan pembangunan komunitas masa depan bersama China-ASEAN, terus memenuhi kebutuhan global, serta berkontribusi lebih besar bagi perdamaian kawasan dan dunia," jelas Han Zheng.
Han Zheng juga menajak negara-negara anggota ASEAN untuk memperkuat kerja sama keterbukaan regional, meningkatkan tingkat kerja sama perdagangan dan investasi di kawasan.
"China bersedia bersama ASEAN membangun kawasan perdagangan bebas, terus mengimplementasikan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP) berkualitas tinggi, memperkuat konektivitas pasar, infrastruktur hingga aturan. China mendorong perluasan impor produk unggulan negara-negara ASEAN," ungkap Han Zheng.
Tidak ketinggalan, China juga mendorong pengembangan rantai pasok industri yang terhubung serta terus memperluas kerja sama industri regional.
"China bersama negara-negara ASEAN dapat menjaga stabilitas rantai pasok industri global, lebih memperkuat koordinasi kebijakan industri, mendorong pembangunan rantai pasok industri regional yang lebih stabil dan memanfaatkan keunggulan komparatif regional," kata Han Zheng.
