Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat membersihkan area tempat pembuangan sampah liar di bantaran daerah aliran Sungai Citarum di Desa Kertasari, Kecamatan Pebayuran dibantu sejumlah unsur masyarakat terkait.
"Sampah sudah terangkut dan volumenya mencapai 20 ton. Kami bawa menuju TPS Burangkeng," kata Kepala UPTD Wilayah V pada Dinas LH Kabupaten Bekasi Aay Budiana di lokasi, Jumat.
Pihaknya mengerahkan satu unit alat berat jenis ekskavator untuk mengangkat sampah serta lima unit truk yang mengangkut sampah menuju TPS Burangkeng milik Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Puluhan petugas kebersihan dikerahkan untuk membersihkan area tersebut, dibantu aparatur pemerintahan wilayah dan unsur TNI/Polri setempat serta mahasiswa dari Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika).
Baca juga: Sampah Bandung penuhi lagi Sungai Citarum
Baca juga: KLH apresiasi aksi bersih sampah di DAS Citarum
Budiana menyebutkan kegiatan ini sekaligus sebagai bentuk respons cepat atas laporan masyarakat sekitar yang mengeluhkan keberadaan TPS liar di sepanjang bantaran Sungai Citarum.
Setelah menuntaskan proses pembersihan, lanjut dia, lokasi bekas TPS liar tersebut dimanfaatkan untuk kegiatan penghijauan sebagai bagian dari upaya konservasi lingkungan.
Sejumlah mahasiswa Unsika yang sedang melaksanakan kuliah kerja nyata turut berkontribusi dengan menanam bibit pohon mahoni dan jambu yang berasal dari donasi lembaga lingkungan sebagai tahap awal upaya konservasi lingkungan.
Aksi penanaman pohon ini menjadi simbol kepedulian terhadap lingkungan dengan harapan dapat memperkuat kawasan daerah aliran sungai terutama di sepanjang bantaran Sungai Citarum sebagai wilayah konservasi.
Baca juga: Pemprov Jabar turunkan alat berat percepat penanganan sampah Citarum
"Kegiatan ini juga diselaraskan dengan program sosialisasi kebersihan yang selama ini dijalankan melalui forum-forum masyarakat seperti Minggon Desa," ucap dia.
Kepala Desa Kertasari Putre A. Wibowo menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut dan mengajak seluruh warga untuk tidak membuang sampah sembarangan, khususnya di wilayah sungai.
"Kegiatan ini menjadi contoh nyata sinergi dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Mari bersama-sama menjaga kebersihan di lingkungan kita. Jangan membuang sampah sembarang apalagi di bantaran sungai karena dapat berakibat banjir," kata dia.
