Jakarta (ANTARA) - Personel TNI AD bekerja sama dengan masyarakat membangun jembatan darurat di lokasi terdampak bencana wilayah Desa Setie, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Jumat.
Dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Jumat, dijelaskan jembatan itu dibangun untuk memulihkan jalur darat yang sebelumnya rusak karena diterjang banjir.
"Kegiatan ini dilakukan untuk memulihkan akses transportasi warga yang sempat terganggu akibat rusaknya jembatan penghubung desa," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat. Donny menjelaskan pembangunan jembatan tersebut melibatkan personel Koramil 03/Timang Gajah bersama prajurit Yonif 114/Satria Musara (SM).
Baca juga: TNI AD manfaatkan empat alat berat ke wilayah bencana di Sumatera Utara
Bersama warga, kata Donny, para personel TNI AD itu membangun jembatan darurat dengan beberapa bahan sederhana seperti batang pohon. Dalam siaran pers tersebut, Danramil 03/Timang Gajah Kapten Inf Takdir Anur mengaku pihaknya hanya memanfaatkan material yang ada di sekitar untuk membangun jembatan sederhana ini.
"Jembatan darurat ini menjadi solusi cepat agar akses warga kembali terbuka sambil menunggu pembangunan jembatan permanen oleh pihak terkait,” ujarnya.
Dengan adanya upaya ini, Anur berharap jembatan darurat yang dibangun pihaknya dapat mempermudah aktivitas masyarakat sehingga perputaran perekonomian bisa pulih dengan perlahan.
Baca juga: TNI AD selesaikan pembangunan jembatan darurat di Baktiya Aceh Utara
