Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, melakukan penambahan tiga orang tenaga dokter spesialis, sehingga totalnya saat ini menjadi 23 orang.
"Baru-baru ini RSUD Rejang Lebong menerima tambahan tiga orang dokter spesialis terdiri dari, dokter spesialis patologi anatomi, dokter spesialis Telinga Hidung Tenggorokan atau THT dan dokter spesialis mata," kata Kasi Pelayanan Medis RSUD Rejang Lebong Wendra Aprizal saat dihubungi di Rejang Lebong, Sabtu.
Dia menjelaskan, penambahan dokter spesialis tersebut dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada para pasien yang berobat ke rumah sakit tersebut, sehingga dapat mengurangi pasien yang harus dirujuk ke rumah sakit lainnya.
Dengan adanya penambahan tiga dokter spesialis ini, kata dia, kalangan masyarakat Rejang Lebong dan sekitarnya yang akan mendapatkan pelayanan patologi anatomi, THT dan mata tidak perlu lagi jauh-jauh berobat ke luar, cukup datang ke RSUD Rejang Lebong.
Baca juga: RSUD Rejang Lebong Bengkulu tambah tiga ventilator baru tingkatkan layanan
Selain telah melakukan penambahan tenaga dokter spesialis manajemen RSUD Rejang Lebong juga telah merencanakan penambahan satu dokter spesialis lagi pada tahun 2026 ini, yakni dokter spesialis jantung dan pembuluh darah.
Menurut dia, kehadiran dokter spesialis jantung dan pembuluh darah ini sangat dibutuhkan karena kasus penyakit jantung dan pembuluh darah di wilayah itu cukup banyak diderita masyarakat.
"Penambahan tenaga medis ini akan dilakukan oleh RSUD Rejang Lebong secara bertahap, sesuai dengan kemampuan daerah dan kebutuhan," terangnya.
Sebelumnya RSUD Rejang Lebong sejak September 2025 lalu, tambah dia, juga sudah menerapkan pelayanan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS), di mana saat ini sudah ada 21 ruangan yang memenuhi syarat KRIS.
Penyiapan KRIS oleh RSUD Rejang Lebong itu sendiri merupakan komitmen pemerintah menghadirkan layanan kesehatan yang adil dan merata bagi seluruh peserta BPJS Kesehatan.
