Samarinda (ANTARA) - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kalimantan Timur (Kaltim) berdasarkan hasil pemantauan oleh tim berwenang sejak Januari hingga akhir November 2025, berjalan lancar dan efektif, bahkan berhasil melibatkan 4.260 petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
"Kinerja MBG dan jumlah sebanyak ini merupakan hasil kunjungan dan pemantauan yang kami lakukan hingga 30 November 2025," kata Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Kaltim Edih Mulyadi di Samarinda, Senin.
Baca juga: Langkah Wabup Mabar perkuat Program MBG lewat Kopdes Merah Putih
Ia menyebut bahwa realisasi pembentukan SPPG di Kaltim mencapai 129 unit yang tersebar di sembilan kabupaten/kota. Kecuali Kabupaten Mahakam Ulu yang belum terbentuk SPPG sehingga program MBG belum berjalan di kawasan tersebut.
Di Kabupaten Mahakam Ulu masih belum ada pembangunan infrastruktur untuk mendukung program MBG, karena wilayah tersebut sulit dijangkau dan masih mengandalkan jalur sungai sebagai transportasi utama, sehingga dibutuhkan biaya tinggi.
Baca juga: Libur sekolah siswa Mataram dapat jatah MBG sekaligus
"Saat ini terdapat 251 pemasok MBG dan terdapat 27 barang milik negara (BMN) berupa tanah yang potensial untuk pembangunan SPPG yang tersebar di kabupaten/kota di Kaltim," kata Edih.
Selain melakukan pemantauan program MBG, Kanwil DJPb Provinsi Kaltim juga memantau pemanfaatan Fasilitas Likuditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Sekolah Rakyat (SR), SMA Unggul Garuda, Revitalisasi Sekolah, Ketahanan Pangan, dan Ketahanan Energi.
Untuk FLPP, lanjutnya, kinerja hingga 30 November 2025 telah menyalurkan pembiayaan untuk 2.075 unit rumah yang tersebar di 97 lokasi pada sembilan kabupaten/kota, dengan total penyaluran mencapai Rp269,53 miliar.
Terkait dengan KDKMP, lanjut Edih, saat ini di Kaltim telah ada sebanyak 1.037 unit KDKMP. Dari jumlah ini, hingga 30 November telah ada 1.033 unit koperasi telah memiliki akun Simkopdes (microsite).
"Hal ini menunjukkan bahwa tingkat adopsi digital begitu tinggi pada KDKMP di Kaltim. Sementara itu, jumlah koperasi yang memiliki minimal satu gerai sebanyak 201 koperasi, sedangkan jumlah gerai koperasi yang sudah aktif sebanyak 244 unit," kata Edih.
