Jakarta (ANTARA) - PT Pembangunan Jaya Ancol menargetkan 120 pengunjung pada malam pergantian tahun, yakni 31 Desember 2025.
“Pada tahun lalu, jumlah kunjungan mencapai 80 ribu di periode tersebut. Tahun ini, kami ingin ada kenaikan dibanding tahun lalu,” kata SVP PT Pembangunan Jaya Ancol Budi Aryanto di Jakarta, Rabu.
Menurut dia, target tersebut ditetapkan karena Ancol menghadirkan beragam hiburan menarik pada malam pergantian tahun, salah satunya pesta kembang api terbesar di sepanjang pesisir pantai Ancol, yaitu di Pantai Karnaval, Pantai Lagoon, dan pantai lainnya.
Baca juga: Ini rekomendasi destinasi wisata yang bisa dituju selama libur tahun baru
“Tahun lalu, kami menghadirkan pesta kembang api terbesar, dan tahun ini lebih besar,” ujar Budi.
Selain pesta kembang Api, kata dia, Ancol juga menyuguhkan pertunjukan drone terbang.
“Pada malam tahun baru nanti, penampilan drone tentu akan lebih menarik,” ucap Budi.
Baca juga: Bupati Sukabumi apresiasi keberadaan Goalpara Tea Park perkuat pariwisata daerah
Kemudian, sambung dia, ada pula konser musik yang digelar di sejumlah lokasi di kawasan Ancol, yang menampilkan deretan band kawakan untuk menghibur pengunjung.
“Untuk titik konser ini, nanti akan ada tiga titik konser yang dapat dinikmati pengunjung,” tutur Budi.
Lebih lanjut, dia pun mengimbau masyarakat agar memanfaatkan transportasi publik saat mengunjungi Ancol karena pihaknya akan melakukan rekayasa lalu lintas, bekerja sama dengan Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara dan Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Utara.
Baca juga: Pengelola wisata di Purwakarta siapkan paket Natal dan tahun aru
“Kami menyiapkan rekayasa lalu lintas yang bertujuan membantu pengunjung masuk dan keluar kawasan,” ungkap Budi.
