Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, studi banding mengenai penyelenggaraan urusan komunikasi dan informatika ke Diskominfosantik Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu.
Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Jayawijaya Imanuel Herman Medlama mengatakan kunjungan kerja ini dalam rangka mempelajari berbagai inovasi serta tata kelola penyelenggaraan urusan komunikasi dan informatika yang telah diterapkan di Kabupaten Bekasi.
"Kabupaten Bekasi kami nilai sebagai salah satu daerah terbaik dalam pengelolaan urusan Kominfo di Indonesia. Karena itu, kami datang untuk belajar dan melihat langsung bagaimana proses perencanaan serta pengelolaan sistem pemerintahan di sini berjalan, khususnya di bidang Kominfo," katanya di Cikarang, Rabu.
Imanuel mengaku kunjungan tersebut juga sekaligus menjadi langkah awal bagi Kabupaten Jayawijaya dalam mengoptimalkan penyelenggaraan pemerintahan berbasis digital menuju konsep smart city atau kota pintar.
"Harapan kami, dengan pemerintahan baru, Bapak Bupati dan Wakil Bupati yang baru di Jayawijaya, kami bisa menata dan mengembangkan sistem Kominfo yang lebih modern dan efisien, seperti yang sudah diterapkan di Kabupaten Bekasi ini," katanya.
Rombongan selama kunjungan meninjau langsung ruang media center, data center, command center hingga newsroom Diskominfosantik Kabupaten Bekasi untuk mengamati bagaimana pelayanan informasi publik, pengelolaan data serta produksi berita dilakukan secara profesional dan terintegrasi.
"Kami kagum melihat bagaimana tim berita di sini bekerja, lengkap dengan editor dan sistem kerja newsroom yang efektif. Ini akan jadi bahan penting bagi kami untuk dikembangkan di Jayawijaya," ucap dia.
Sekretaris Diskominfosantik Kabupaten Bekasi Eko Suparyadi mengapresiasi kunjungan tersebut dan menyambut baik rencana kerja sama lanjutan antara kedua daerah.
"Hari ini kami menerima kunjungan dari rekan-rekan Kominfo Jayawijaya. Mereka ingin melihat langsung bagaimana pengelolaan data center, newsroom maupun sistem layanan masyarakat seperti SP4N-Lapor. Prinsipnya, kami sangat terbuka untuk berbagi pengalaman dan best practice yang sudah kami jalankan," katanya.
Menurut dia studi tiru semacam ini penting untuk memperkuat kolaborasi antar daerah, terutama dalam peningkatan kapasitas maupun inovasi di bidang komunikasi dan informatika.
"Kami berharap teman-teman di Jayawijaya semakin maju dalam tata kelola informasi publik. Tentu menjadi kebanggaan bagi kami jika apa yang kami lakukan di sini bisa menjadi referensi dan bermanfaat bagi daerah lain," katanya.
Baca juga: Diskominfosaintik Bekasi persilakan warga Lapor AA Bupati
Baca juga: Diskominfosantik Bekasi kenalkan dunia digital kepada pelajar SMK
