Kota Bogor (ANTARA) - Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor Rozi Putra menekankan pentingnya pembangunan karakter sebagai bagian utama pembangunan daerah saat menghadiri Ramadhan Fest 2026 yang digelar Institut Agama Islam Al Hidayah Bogor, Sabtu.
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al Imam IAI Al Hidayah, Bogor, itu dinilai menjadi momentum strategis untuk memperkuat nilai spiritual dan kualitas sumber daya manusia di tengah pembangunan kota yang terus berkembang.
Rozi Putra mengatakan pembangunan Kota Bogor tidak dapat hanya berfokus pada sektor fisik, tetapi harus berjalan beriringan dengan pembangunan karakter masyarakat sebagai fondasi kemajuan jangka panjang.
“Ramadhan Fest 2026 ini menunjukkan bahwa pembangunan Kota Bogor harus berjalan seimbang antara pembangunan fisik dan pembangunan karakter,” ujar Rozi.
Baca juga: Ketua DPRD Bogor apresiasi layanan Palu Sakti dinilai permudah warga
Menurut dia, kegiatan keagamaan dan pembinaan generasi muda merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas masa depan daerah. Kemajuan sebuah kota, lanjutnya, bukan hanya terlihat dari megahnya pembangunan infrastruktur, namun juga dari integritas dan nilai moral warganya.
Sebagai anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor yang membidangi kesejahteraan rakyat, ia menilai penguatan iman, literasi keislaman, serta kepedulian sosial menjadi modal penting dalam membentuk generasi muda yang tangguh dan berintegritas.
“Penguatan iman, literasi keislaman, dan kepedulian sosial adalah fondasi lahirnya generasi yang tangguh dan berintegritas,” tuturnya.
Rozi juga mendorong agar kegiatan serupa terus dikembangkan dengan dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, lembaga pendidikan, serta elemen masyarakat.
Baca juga: HPN dan HUT PWI ke 80: Adityawarman Adil apresiasi peluncuran ambulans PWI Kota Bogor
Ia menyatakan komitmennya untuk mengawal program-program penguatan karakter agar masuk dalam prioritas kebijakan dan perencanaan pembangunan daerah, khususnya terkait pembinaan kepemudaan dan penguatan lembaga pendidikan.
“Kami mendorong agar program pembinaan kepemudaan, penguatan lembaga pendidikan, serta kegiatan sosial keagamaan mendapat perhatian yang proporsional dalam kebijakan dan perencanaan daerah,” kata dia.
Melalui momentum Ramadan, Rozi berharap kolaborasi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna menciptakan pembangunan yang lebih komprehensif di Kota Bogor.
“Karena kota yang maju bukan hanya yang infrastrukturnya megah, tetapi yang manusianya kuat secara moral, spiritual, dan sosial,” pungkasnya.
Pewarta: M Fikri SetiawanUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.