Jakarta (ANTARA) - Yogyakarta menjadi salah satu daerah sasaran pelaksanaan skrining kesehatan anak nasional yang dinilai berhasil mencegah stunting baru dengan memperkuat deteksi dini dan tumbuh kembang hingga penilaian status gizi anak usia prasekolah di atas satu tahun.
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin, mengatakan stunting khususnya di Yogyakarta sedang menjadi fokus pemerintah, dan kegiatan skrining kesehatan menjadi langkah penting untuk memastikan setiap anak memperoleh pemantauan tumbuh kembang secara rutin.
"Fokus kami dalam menurunkan stunting ialah dengan mencegah angka stunting baru. Kota Yogyakarta, kami bersyukur karena prevalensi stunting telah menurun menjadi 10,49 persen. Tingkat keberhasilannya mencapai 70 persen," kata dia.
Sebanyak 1.200 orang anak usia prasekolah menjalani pemeriksaan tumbuh kembang dan penilaian status gizi dalam rangkaian Festival Sehat Ceria si Kecil inisiasi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta bersama K-24 Group dan Sarihusada.
Dalam kegiatan yang digelar di Taman Pintar Gondomanan Yogyakarta itu juga dilangsungkan pemberian bantuan Pangan untuk Keperluan Medis Khusus (PKMK) bagi anak di atas satu tahun yang terindikasi stunting sesuai rekomendasi dokter.
“Pencegahan perlu dilakukan dimulai fase pranikah dengan prakonsepsi serta pemenuhan nutrisi yang seimbang, contohnya untuk ibu hamil dan anak di atas dua tahun, minum susu merupakan hal penting, termasuk mendapatkan nutrisi penting.
