Jakarta (ANTARA) - Pebulu tangkis ganda putri Indonesia Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine tidak terbebani dengan status satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di sektor ganda putri Indonesia Masters 2025.
“Menjadi satu-satunya wakil ganda putri Indonesia di delapan besar, tidak ada tekanan malah hal ini kami jadikan motivasi agar bisa menunjukkan yang terbaik,” kata Isyana dikutip dari keterangan PBSI di Jakarta, Kamis.
Isyana/Rinjani memastikan tiket ke perempat final setelah mengandaskan Ho Lo Ee/Amanda Yap dua gim langsung 22-20 dan 21-11 pada babak 16 besar yang berlangsung di GOR Remaja, Pekanbaru, Kamis.
“Pada gim pertama kami menang angin, tetapi kurang bisa memanfaatkan kesempatan dengan baik, lebih sering mati sendiri dan melakukan kesalahan sendiri jadi bikin sedikit tegang. Gim kedua, kami bermain lebih lepas, sudah bisa memegang kendali pemainan dan bisa meminimalisir kesalahan,” kata Isyana.
Di babak perempat final nantinya ganda unggulan ketiga pada turnamen BWF kelas super 100 ini akan bersua ganda China Lin Xiao Min/Wanq Yu Qiao pada Jumat (19/9).
Baca juga: Yohanes harap dukungan penonton di Indonesia Masters
Baca juga: Yohanes target juara Indonesia Masters 2025
