Pangkalpinang (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menyatakan selama Januari hingga Juni 2025, sebanyak 853 warga kota itu mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
"Kami terus menggencarkan sosialisasi untuk menyukseskan Program CKG ini," kata Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Pangkalpinang Abdus Sihabud di Pangkalpinang, Rabu.
Ia mengatakan hasil skrining cek kesehatan gratis kepada 853 orang yang memeriksakan kesehatan di pusat-pusat layanan kesehatan di daerah itu didominasi obesitas, kurang aktivitas fisik, gigi berlubang, dan risiko kanker kolorektal.
"Kami mengakui kesadaran masyarakat masih menjadi tantangan terbesar untuk menyukseskan Program CKG ini," katanya.
Baca juga: Kemenkes sebut CKG temukan 50 persen perempuan alami obesitas sentral
Baca juga: Kota Batam deteksi penyakit reproduksi melalui Cek Kesehatan Gratis
Baca juga: Realisasi Cek Kesehatan Gratis hingga 20 Mei 2025 di Gorontalo capai 10,43 persen
Ia menyatakan untuk mengatasi masih kurangnya kesadaran masyarakat dalam memeriksakan kesehatannya, Dinkes Pangkalpinang memperkuat promosi di tingkat kelurahan, berkoordinasi dengan Kejaksaan dan menjalankan program senam bersama Korpri sebagai pintu masuk edukasi CKG.
"Rencananya pemeriksaan kesehatan gratis ini menyasar anak sekolah pada Juli hingga Oktober 2025," ujarnya.
Ia memastikan seluruh puskesmas siap mendukung program pemeriksaan kesehatan gratis, baik umum maupun siswa-siswi di sekolah nanti.
"Meskipun masih bergantung pada penyaluran dana pusat, kami terus berupaya untuk menyukseskan pemeriksaan kesehatan gratis ini," katanya.
