Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Pemerintah Indonesia memperkuat kerja sama strategis di sektor perdagangan dan investasi dengan Prancis.
Airlangga, sebagaimana dikutip dari keterangan resminya di Jakarta, Sabtu, menyampaikan hal itu saat menerima delegasi MEDEF International, yang dipimpin Chairman of the France-Indonesia Business Council Philippe Louis-Dreyfus.
Delegasi terdiri atas perwakilan perusahaan terkemuka asal Prancis, seperti Eramet, Airbus, Alstom, Ardian, CMA CGM, Veolia, Louis Dreyfus Armateurs, serta RATP Dev.
Adapun nilai total perdagangan Indonesia dan Prancis pada 2024 mencapai 2,4 miliar dolar AS.
Ia juga menyampaikan rencana pendirian Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) sebagai Sovereign Wealth Fund (SWF) dari Indonesia.
Kehadiran BPI Danantara diharapkan dapat menjadi instrumen strategis dalam menarik investasi asing, memperkuat pembiayaan proyek infrastruktur, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Indonesia.
Pemerintah Indonesia tentunya juga menggarisbawahi pentingnya percepatan penyelesaian Perundingan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU CEPA) guna meningkatkan kerja sama di bidang perdagangan, investasi, dan industri antara kedua pihak.
Sementara, Philippe menjelaskan beberapa delegasi MEDEF International telah bertemu dengan Presiden RI Prabowo Subianto pada Juli 2024 dan terkesan dengan visi serta komitmennya dalam memajukan sektor ekonomi, infrastruktur, dan energi.
"Visi Presiden Prabowo sangat jelas dan konkret, yakni penguatan di sektor ekonomi, infrastruktur, dan energi akan terus berkembang secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan," tutur Philippe.
Selain perusahaan Prancis seperti Eramet dan L'Oreal yang telah beroperasi di Indonesia, Prancis juga memiliki banyak perusahaan menengah yang memiliki keahlian khusus di berbagai sektor strategis, termasuk konstruksi dan infrastruktur yang ingin melakukan kerja sama dengan mitra di Indonesia.
Baca juga: Rosan ajak 35 perusahaan Prancis investasi sektor energi