Karawang, 23/9 (ANTARA) - Sebanyak 83 peserta mengikuti Festival Menyanyi Lagu Keroncong di pentas panggung terbuka Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Sabtu.
"Kegiatan Festival Menyanyi Lagu Keroncong ini merupakan rangkaian dalam memeriahkan Hari Jadi Karawang ke-379 yag jatuh pada 14 September," kata Ketua Panitia Festival Menyanyi Lagu Keroncong, Yudha Wisnu, di Karawang.
Dikatakannya, kegiatan tersebut digelar oleh Komunitas Pecinta Seni Musik Keroncong yang tergabung dalam Orkes Keroncong Gema Satria, bekerja sama kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Karawang.
"Jumlah peserta yang mengikuti festival ini sebanyak 83 orang. Terdiri dari 15 remaja putra, 21 remaja putri, 17 dewasa putra dan 30 dewasa putri," katanya.
Kegiatan Festival Menyanyi Lagu Keroncong ini dibagi menjadi empat kategori peserta , yakni peserta remaja putra dan putri untuk usia 13-20 tahun serta peserta dewasa pria dan wanita untuk usia di atas 20 tahun.
Sementara itu, Bupati Karawang Ade Swara yang membuka kegiatan tersebut, mengaku senang atas terselenggaranya Festibal Menyanyi Lagu Keroncong. Sebab, lagu keroncong merupakan seni warisan budaya leluhur yang harus terus dipertahankan.
Ia berharap, kegiatan tersebut bisa memberikan kontribusi positif guna mencetak generasi penerus yang cinta dengan budaya, seni, musik warisan budaya leluhur yang sarat dengan nilai-nilai estetika.
Menurut dia, sesuai dengan berbagai sumber yang diperoleh, akar keroncong sendiri berasal dari sejenis musik Portugis yang dikenal sebagai fado yang diperkenalkan para pelaut dan budak kapal niaga bangsa itu sejak abad ke-16 ke Nusantara.
Dari daratan India, masuklah musik keroncong pertama kali di Malaka, kemudian dimainkan para budak dari Maluku. Melemahnya pengaruh Portugis pada abad ke-17 di Nusantara tidak dengan serta-merta berarti hilang pula musik ini.
Dalam perkembangannya, masuk sejumlah unsur tradisional Nusantara, seperti penggunaan seruling serta beberapa komponen gamelan. Pada sekitar abad ke-19 bentuk musik campuran ini sudah populer di banyak tempat di Nusantara, bahkan hingga ke Semenanjung Malaya.
Ali K
83 Peserta Ikuti Festival Lagu Keroncong
Minggu, 23 September 2012 8:09 WIB
83 Peserta Ikuti Festival Lagu Keroncong
83-peserta-ikuti-festival-lagu-keroncong-
