Jakarta (ANTARA) - Pebulu tangkis Prahdiska Bagas Shujiwo sempat terkilir kakinya kala bersua tunggal Thailand Puritat Arree pada pertandingan perempat final Badminton Asia Team Championships 2026.
Dalam laga yang berlangsung di Qingdao Qonson Arena, China, Jumat, Prahdiska memetik kemenangan atas Purirat dengan rubber gim 21-7, 17-21, 21-18.
Kemenangan ini sekaligus membawa Indonesia sementara unggul atas Thailand 2-1.
Sebelumnya Moh Zaki Ubaidillah mengalahkan Panitchapon Teeraratsakul dua gim langsung 21-13, 22-20.
Lalu pada pertandingan kedua Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana harus mengakui ketangguhan Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul 21-14, 15-21, 17-21.
Baca juga: Ester Nurumi bawa Indonesia segel tiket semifinal BATC 2026
“Alhamdulillah hari ini bisa melewati dengan baik, walaupun ada insiden kurang baik. Kaki saya agak ketarik dan mata sempat kelilipan tapi alhamdulillah bisa menang,” ujar Prahdiska dikutip dari keterangan PBSI.
Prahdiska mengevaluasi bahwa performanya masih inkonsisten di pertandingan ini karena kerap kehilangan fokus dan ritme permainan.
Terlebih ketika memasuki fase-fase akhir permainan, Prahdiska menilai bahwa intensitasnya kerap menghilang.
Baca juga: Leo/Bagas gagal samakan kedudukan Indonesia dari Malaysia di partai kedua
Prahdiska mengaku bahwa mendapatkan pengalaman yang berharga sepanjang SEA Games 2025, sehingga ia bisa menerapkannya kini di BATC 2026, yang notabene merupakan turnamen beregu sama dengan format kala membela tim Merah Putih di ajang olahraga Asia Tenggara pada Desember lalu.
“Saya juga belajar dari pengalaman di SEA Games bareng coach Indra (Widjaja), Alwi, Ubed untuk strateginya disiapkan dengan berbagai skenario tim. Skor 1-1, 1-0, 2-0 atau jadi penentu harus siap. Senang banget, bangga bisa sumbang poin untuk Indonesia,” ujar Prahdiska.
