Banjarbaru (ANTARA) - Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menanam sebanyak 600 batang pohon mahoni untuk memperluas ruang terbuka hijau dan meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan di Kota Banjarbaru.
Kepala Dishut Kalsel Fathimatuzzahra di Banjarbaru, Jumat, mengatakan penanaman dilakukan secara bertahap di sepanjang Jalan Cempaka Baru atau Jalan Brawijaya, RT 30 RW 10, Kelurahan Cempaka, Kecamatan Cempaka, sebagai upaya mitigasi perubahan iklim dan penataan lingkungan kota.
“Penanaman pohon ini merupakan investasi lingkungan jangka panjang. Selain memperindah kawasan perkotaan, pohon juga berfungsi menjaga keseimbangan ekosistem dan meningkatkan kenyamanan masyarakat,” ujarnya.
Ia menyebutkan pada Kamis (5/2), Dishut Kalsel bersama Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Barito menanam 200 bibit mahoni. Kegiatan dilanjutkan pada Jumat dengan penanaman 400 bibit tambahan di sisi kanan dan kiri jalan, sehingga pohon yang ditanam mencapai 600 batang.
Fathimatuzzahra menuturkan pemilihan jenis mahoni didasarkan pada karakteristiknya yang kuat, berumur panjang, dan memiliki tajuk lebat, sehingga efektif memberikan keteduhan.
Selain itu, mahoni memiliki kemampuan menyerap karbon dioksida yang cukup tinggi, sehingga berkontribusi dalam menekan polusi udara di kawasan perkotaan.
Kegiatan penanaman tersebut melibatkan aparatur sipil negara (ASN) Dishut Kalsel dan jajaran BPDAS Barito sebagai bentuk kolaborasi lintas instansi dalam mendukung program penghijauan dan pengendalian dampak lingkungan.
Menurut dia, perluasan ruang hijau di wilayah perkotaan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah untuk menghadirkan lingkungan yang lebih sehat, tertata, dan berkelanjutan, seiring meningkatnya aktivitas masyarakat dan pertumbuhan kawasan permukiman.
Dishut Kalsel juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga dan merawat pohon yang telah ditanam agar manfaat ekologisnya dapat dirasakan secara optimal dalam jangka panjang.
“Keberhasilan penghijauan tidak hanya bergantung pada penanaman, tetapi juga pada kepedulian bersama dalam merawatnya,” ujar Fathimatuzzahra.
Baca juga: DLH Kota Malang tanam pohon tabebuya kembalikan fungsi RTH
Baca juga: ULM tanam 749 bibit pohon lokal endemik Kalimantan Selatan di IKN
Pewarta: Tumpal Andani AritonangEditor : Erwan Muhadam
COPYRIGHT © ANTARA 2026