Kabupaten Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menyebutkan skywalk di Simpang Bappenda kawasan Tegar Beriman, Cibinong, sebagai ikon baru sekaligus magnet perekonomian akan diresmikan dalam rangkaian Hari Jadi Bogor (HJB) Ke-544.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika di Cibinong, Selasa, mengatakan skywalk tersebut tidak hanya berfungsi sebagai jembatan penyeberangan orang (JPO), tetapi juga dirancang sebagai ruang publik modern yang memperkuat aktivitas ekonomi dan konektivitas kawasan strategis di pusat pemerintahan Kabupaten Bogor.
“Di Car Free Night nanti memang itu menjadi bagian dari kita meresmikan skywalk yang ikonik di depan Pemda,” ujar Ajat.
Rangkaian HJB Ke-544 akan dimulai pada 10 Mei hingga 14 Juni 2026, dengan fokus kegiatan dipusatkan di kawasan Cibinong dan Pakansari agar dampak ekonominya lebih terasa.
Pada 10 Mei 2026 digelar Bogor Run, Festival Budaya Nusantara, serta Car Free Day yang menjadi pembuka rangkaian HJB tahun ini. Selanjutnya, Pemkab Bogor juga menyiapkan Car Free Day HJB dan Car Free Night yang dipusatkan di kawasan Tegar Beriman.
Menurut Ajat, skywalk Simpang Bappenda menjadi bagian dari pengembangan koridor Tegar Beriman sebagai kawasan yang inklusif, ramah pejalan kaki, aman, dan memiliki nilai arsitektur kuat sebagai identitas wilayah Cibinong Raya.
Baca juga: Pemkab Bogor: Jalan Tegar Beriman bakal dilengkapi tiga skywalk
Desain awal JPO tersebut mengusung filosofi Tri Tangtu Buana, kearifan lokal Sunda yang memadukan unsur raga, rasa dan raya. Konsep itu diterjemahkan dalam bentuk struktur modern yang dinamis, alami, dan fungsional sebagai ruang publik.
“Konsepnya tidak hanya untuk menyeberang, tetapi juga sebagai ikon yang memperkuat identitas Kabupaten Bogor,” kata Ajat.
Secara arsitektur, skywalk itu mengadopsi struktur modern ekspresif dengan ramp dan tangga yang menjamin aksesibilitas universal, sekaligus menjadi titik orientasi atau wayfinding di kawasan pusat pemerintahan.
Skywalk tersebut juga menghubungkan sejumlah kawasan strategis seperti Cibinong City Mall, Situ Kabantenan, Gedung Bappenda, gedung pengadilan, hingga kawasan kepemudaan sehingga diharapkan memperkuat pergerakan masyarakat dan aktivitas usaha di sekitarnya.
Ajat menjelaskan keberadaan JPO ini mendesak karena pelican crossing yang ada saat ini dinilai belum cukup aman untuk menjamin keselamatan pejalan kaki di tengah tingginya arus kendaraan di simpang tersebut.
“JPO akan menjadi penghubung kawasan strategis. Ini upaya menghadirkan konektivitas kawasan yang nyaman dan aman,” ujarnya.
Pembangunan skywalk Simpang Bappenda dilakukan melalui skema corporate social responsibility (CSR) dari Bank BJB sehingga tidak membebani APBD dan proses pembangunan dapat dipercepat setelah tahapan teknis selesai.
Selain JPO Simpang Bappenda, Pemkab Bogor juga menyiapkan dua skywalk lain di sekitar Gedung Kesenian dan kawasan Hutan Kota dekat Kodim.
Kedua proyek tersebut masih dalam tahap penyusunan Detail Engineering Design (DED) dan akan dibiayai melalui APBD.
Pewarta: M Fikri SetiawanUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.