Jakarta (ANTARA) - B7 Production mengumumkan selesainya proses pengambilan gambar (shooting) film komedi-horor terbaru berjudul Beneran Horor.
Sebagai bentuk syukur sekaligus penanda dimulainya promosi, digelar acara Wrap-Up Press Conference & Kick-off Campaign di KOAT Coffee, Menteng Dalam, Jakarta Selatan.
Film ini mengisahkan Joe (Bucek), seorang sutradara yang bersama timnya melakukan syuting di sebuah pulau terpencil. Namun kesalahan fatal membuat mereka mendarat di lokasi yang salah sebuah wilayah misterius yang dihuni makhluk tak seharusnya diganggu.
Saat mencari figuran, kru justru bertemu “penghuni” pulau yang dikira panggilan dari Opie (Opie Kumis).
Tanpa menyadari bahaya, mereka memperlakukan makhluk-makhluk tersebut layaknya figuran biasa.
Disutradarai Anto Tanjung dan diproduseri Bob Seven, Beneran Horor memadukan ketegangan dengan komedi absurd yang segar. Film ini menghadirkan kolaborasi lintas generasi, mulai dari Bucek dengan karakter maskulinnya, legenda komedi Opie Kumis dan Joe P Project, hingga maestro pantomim Septian Dwi Cahyo.
Deretan komedian kekinian seperti Maell Lee, Jenda, Mamang Osa, Davi Siumbing, Anyun Cadel, Riyuka Bunga, Faizal Agung, dan Rian Nekuk turut meramaikan film ini.
Sementara sentuhan Gen Z diperkuat oleh Berliana Lovell, Adel Reva, Putri Ziani, Sandy William, Van Jhov, dan Andrie Tawaqal. Nama-nama lain seperti Lurus Mardan, Pasha Van Krab, Hanif Bulbul, Dewi Margie, dan Carissa Inara Chundinata juga menjadi bagian dari jajaran pemain.
Produser Bob Seven menegaskan bahwa kampanye film sudah mulai digulirkan.
“Syukuran ini sekaligus menandai dimulainya kampanye film. Kami juga bekerja sama dengan Make it Project untuk menghadirkan pengalaman baru melalui platform Roblox, agar film ini semakin dekat dengan penonton,” ujar Bob Seven kepada rekan media, 6 Februari 2026.
Sutradara Anto Tanjung menjelaskan bahwa kekuatan film ini terletak pada komedi situasional.
“Kami tidak mengandalkan komedi yang dibuat-buat. Yang kami bangun adalah situasi. Dari situ komedinya muncul secara natural, meski latarnya horor. Komedi dan horor punya basis penonton berbeda, dan kami ingin merangkul keduanya,” kata Anto Tanjung.
Ia juga menyoroti proses kreatif para pemain.
Menurutnya, sejumlah adegan bahkan sempat ditunda demi mematangkan suasana agar pemain komedi panggung bisa menemukan ritme yang pas dalam balutan horor. Anto secara khusus memuji Riyuka Bunga yang dinilai berhasil mengeksplorasi komedi gestur dibanding verbal.
Sementara itu, Bucek membagikan pengalaman unik selama syuting.
“Film ini buat saya seperti ‘22 hari bersama Nyi Roro Kidul’. Lokasinya di Ujung Genteng yang terkenal angker. Kadang syuting sampai jam tiga atau lima pagi, tapi suasananya tetap seru. Justru momen capek itu jadi kenangan,” ujarnya kepada rekan media, 6 Februari 2026.
Menurut Bucek, film ini juga terasa lebih natural karena tidak terpaku pada dialog kaku. Improvisasi menjadi kunci sehingga komedi terasa lebih dekat dengan keseharian. Ia berharap penonton yang biasanya takut film horor tetap bisa menikmati karena unsur komedinya kuat.
Associate producer Saman Profozia turut menyampaikan harapannya.
“Harapan kami sederhana: penontonnya banyak, filmnya disukai, dan bisa mendapat respons positif dari masyarakat,” ucapnya kepada rekan media, 6 Februari 2026.
Saat ini Beneran Horor memasuki tahap pasca-produksi dan dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 2026. Dengan perpaduan horor dan komedi serta kampanye kreatif lintas platform, film ini diharapkan mampu menghadirkan pengalaman menonton yang segar bagi penonton Tanah Air.
B7 Production luncurkan kampanye Film Beneran Horor
Jumat, 6 Februari 2026 20:53 WIB
B7 Production luncurkan kampanye Film Beneran Horor (ANTARA/istimewa)
