Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, menyebutkan kejuaraan Antarkampung (Tarkam) 2025 yang dilaksanakan di daerah itu menjadi upaya pembinaan atlet sejak dini, serta untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam bidang olahraga.
Kepala Dispora Rejang Lebong Rezza Pakhlevie saat dihubungi di Rejang Lebong, Kamis, mengatakan tarkam yang dilaksanakan pada 31 Desember 2025 menampilkan empat cabang olahraga, yakni fun run, gerak jalan, senam masyarakat, serta bulu tangkis.
"Pelaksanaan Tarkam 2025 tersebut merupakan hal yang sangat positif, dan sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam olahraga serta pembinaan atlet sejak usia dini," kata dia.
Dia menjelaskan, tarkam ini bisa menjadi contoh nyata bagaimana olahraga bisa hidup di tengah masyarakat. Sehingga sangat perlu didukung, karena menjadi sarana pembinaan atlet, memperkuat kebersamaan, dan menumbuhkan gaya hidup sehat.
Baca juga: ESI : Film "Bapakmu Kiper" angkat budaya sepak bola tarkam tayang 2026
Baca juga: Kemenpora tunjuk Sukabumi jadi penyelenggara Kejuaraan Tarkam 2024
Menurutnya, keterlibatan ratusan peserta dari berbagai kecamatan menunjukkan bahwa potensi olahraga di Rejang Lebong sangat besar, sehingga diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan kualitas yang semakin baik.
"Kami berharap sinergi antara pemerintah, panitia, komunitas pemuda, dan masyarakat terus diperkuat agar tarkam menjadi agenda rutin yang mampu melahirkan atlet berprestasi sekaligus mempererat persatuan masyarakat Rejang Lebong," tegasnya.
Ketua Panitia Pelaksana Tarkam Rejang Lebong 2025 Erru Aditya menjelaskan, kejuaraan tersebut dilaksanakan di GOR Rejang Lebong diikuti 450 peserta dari 15 kecamatan.
"Tingginya jumlah peserta ini menjadi indikator kuat antusiasme masyarakat terhadap kegiatan olahraga berbasis komunitas. Tarkam 2025 di Kabupaten Rejang Lebong ini bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga bertransformasi sebagai ruang persatuan, pembinaan talenta, serta wadah kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah," kata Erru.
Baca juga: Wadah Sepak Bola Jalanan Itu Bernama ASSI
Pihaknya, tambah dia, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Pemkab Rejang Lebong, Dispora dan Dinas Pariwisata Rejang Lebong, komunitas pemuda dan pihak-pihak terkait lainnya yang telah membantu terselenggaranya Tarkam 2025 di wilayah itu.
Dia berharap dengan adanya kegiatan ini nantinya bisa menjaring bibit-bibit atlet potensial di Kabupaten Rejang Lebong, kemudian meningkatkan budaya olahraga di tengah masyarakat, menggerakkan peran pemuda sebagai motor pembangunan daerah, serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan rakyat.
