• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News bogor
Senin, 5 Januari 2026
Antara News bogor
Antara News bogor
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Anggota DPR: Sempurnakan strategi lantas Nataru untuk mudik Lebaran 2026

      Anggota DPR: Sempurnakan strategi lantas Nataru untuk mudik Lebaran 2026

      45 menit lalu

      TNI AU kerahkan helikopter antar bantuan logistik ke desa Jamu Konyel Aceh Tengah

      TNI AU kerahkan helikopter antar bantuan logistik ke desa Jamu Konyel Aceh Tengah

      1 jam lalu

      Pimpinan MPR: Antisipasi krisis energi akibat serangan AS terhadap Venezuela

      Pimpinan MPR: Antisipasi krisis energi akibat serangan AS terhadap Venezuela

      1 jam lalu

      Kemenag gelar donor darah peringati Hari Amal Bakti  ke-80 di Jakarta

      Kemenag gelar donor darah peringati Hari Amal Bakti ke-80 di Jakarta

      1 jam lalu

      KAI Group layani 27,25 juta pelanggan pada angkutan Nataru 2025/2026

      KAI Group layani 27,25 juta pelanggan pada angkutan Nataru 2025/2026

      1 jam lalu

  • Kabar Daerah
      • Bogor Update
      • Depok Update
      • Sukabumi Update
      • Bekasi Update
      • Purwasuka Update
      Kementan bentuk 33 balai besar dorong modernisasi pertanian di 33 provinsi

      Kementan bentuk 33 balai besar dorong modernisasi pertanian di 33 provinsi

      18 jam lalu

      Pemkab Bogor berlakukan program relaksasi pembayaran PBB pada 2026

      Pemkab Bogor berlakukan program relaksasi pembayaran PBB pada 2026

      4 Januari 2026 12:29

      Aksi bebersih dan penertiban PKL di Alun Alun Kota Bogor

      Aksi bebersih dan penertiban PKL di Alun Alun Kota Bogor

      3 Januari 2026 21:27

      Pemkab Bogor bentuk dua dinas baru, berkantor di Vivo Mall

      Pemkab Bogor bentuk dua dinas baru, berkantor di Vivo Mall

      3 Januari 2026 05:32

      Pemkot Depok tertibkan 4.126 PKL dan bangunan liar selama tahun 2025

      Pemkot Depok tertibkan 4.126 PKL dan bangunan liar selama tahun 2025

      2 Januari 2026 20:34

      Dishub Depok terapkan sistem "full cycle" untuk layanan uji KIR mulai 2 Januari

      Dishub Depok terapkan sistem "full cycle" untuk layanan uji KIR mulai 2 Januari

      1 Januari 2026 12:07

      MUI ajak masyarakat muhasabah dan introspeksi diri pada malam pergantian tahun

      MUI ajak masyarakat muhasabah dan introspeksi diri pada malam pergantian tahun

      1 Januari 2026 08:49

      Polisi bongkar pengoplosan LPG di Depok

      Polisi bongkar pengoplosan LPG di Depok

      30 Desember 2025 09:47

      Pemkab Sukabumi bantu sediakan lahan pembangunan hunian tetap korban pergerakan tanah

      Pemkab Sukabumi bantu sediakan lahan pembangunan hunian tetap korban pergerakan tanah

      2 Januari 2026 15:03

      Pemkab Sukabumi gelar doa lintas agama jelang pergantian tahun

      Pemkab Sukabumi gelar doa lintas agama jelang pergantian tahun

      30 Desember 2025 10:07

      Lalu lintas di GT Cikunir dan GT Ciawi ke Jabodetabek meningkat

      Lalu lintas di GT Cikunir dan GT Ciawi ke Jabodetabek meningkat

      28 Desember 2025 05:58

      Pemerintah pastikan kesiapan Tol Bocimi

      Pemerintah pastikan kesiapan Tol Bocimi

      27 Desember 2025 07:41

      Jasamarga perbanyak layanan gardu ke arah Jakarta di Gerbang Tol Cikampek Utama

      Jasamarga perbanyak layanan gardu ke arah Jakarta di Gerbang Tol Cikampek Utama

      2 Januari 2026 20:06

      36.473 kendaraan kembali ke Jakarta dari arah timur via MBZ awal tahun 2026

      36.473 kendaraan kembali ke Jakarta dari arah timur via MBZ awal tahun 2026

      2 Januari 2026 15:33

      Klaim BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Cikarang mencapai Rp1,14 triliun

      Klaim BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Cikarang mencapai Rp1,14 triliun

      31 Desember 2025 09:36

      KPK dalami dari mantan Sekdis Cipta Karya Bekasi

      KPK dalami dari mantan Sekdis Cipta Karya Bekasi

      30 Desember 2025 09:31

      Polres Karawang maksimalkan pemantauan puncak arus balik libur Natal dan tahun baru

      Polres Karawang maksimalkan pemantauan puncak arus balik libur Natal dan tahun baru

      14 jam lalu

      Jasamarga catat arus lalu lintas libur panjang tahun baru masih cukup tinggi

      Jasamarga catat arus lalu lintas libur panjang tahun baru masih cukup tinggi

      3 Januari 2026 20:59

      Realisasi pendapatan Pemkab Karawang 2025 sebesar 91,71 persen dari target

      Realisasi pendapatan Pemkab Karawang 2025 sebesar 91,71 persen dari target

      3 Januari 2026 14:07

      Okupansi layanan Damri  rute antar-kota capai 81 persen pada momen arus balik liburan

      Okupansi layanan Damri rute antar-kota capai 81 persen pada momen arus balik liburan

      3 Januari 2026 06:58

  • Kesehatan
    • Bupati Bantul sebut urusan kesehatan fondasi keberhasilan sektor pembangunan

      Bupati Bantul sebut urusan kesehatan fondasi keberhasilan sektor pembangunan

      1 jam lalu

      Dinkes Kota Tangerang masifkan sosialisasi program imunisasi bentuk kekebalan anak

      Dinkes Kota Tangerang masifkan sosialisasi program imunisasi bentuk kekebalan anak

      3 jam lalu

      Relawan PMI Jember bantu pulihkan kondisi psikis anak pascabencana di Sumut

      Relawan PMI Jember bantu pulihkan kondisi psikis anak pascabencana di Sumut

      9 jam lalu

      Banjar gelar bakti kesehatan massal di tiga desa rawan banjir

      Banjar gelar bakti kesehatan massal di tiga desa rawan banjir

      16 jam lalu

      Pemkot Bengkulu dirikan posko kesehatan bagi korban banjir

      Pemkot Bengkulu dirikan posko kesehatan bagi korban banjir

      20 jam lalu

  • Iptek
    • MAN 2 Makassar dorong penyusunan  jurnal ilmiah terindeks Scopus

      MAN 2 Makassar dorong penyusunan jurnal ilmiah terindeks Scopus

      57 menit lalu

      Perum Bulog gandeng BRIN terapkan teknologi baru cegah beras berkutu

      Perum Bulog gandeng BRIN terapkan teknologi baru cegah beras berkutu

      1 jam lalu

      Mendikdasmen terbitkan Surat Edaran pembelajaran bagi sekolah terdampak bencana

      Mendikdasmen terbitkan Surat Edaran pembelajaran bagi sekolah terdampak bencana

      5 jam lalu

      Kemendikdasmen instruksikan seluruh sekolah laksanakan Pagi Ceria dan Upacara Bendera

      Kemendikdasmen instruksikan seluruh sekolah laksanakan Pagi Ceria dan Upacara Bendera

      7 jam lalu

      Unhas dan Pemkab Barru kolaborasi pengentasan kemiskinan

      Unhas dan Pemkab Barru kolaborasi pengentasan kemiskinan

      8 jam lalu

  • Artikel
    • Membaca isyarat alam dari bumi dan langit

      Membaca isyarat alam dari bumi dan langit

      7 jam lalu

      Menemukan kembali roh keadilan pada Pasal 33 UUD 1945

      Menemukan kembali roh keadilan pada Pasal 33 UUD 1945

      9 jam lalu

      "Brain gain" di desa peri-urban sebagai akselerator pembangunan

      "Brain gain" di desa peri-urban sebagai akselerator pembangunan

      14 jam lalu

      Notaris/PPAT di Tengah Pluralisme Hukum Papua

      Notaris/PPAT di Tengah Pluralisme Hukum Papua

      21 jam lalu

      UMKM digital-perbankan: Katalis inklusif menuju ekonomi nasional yang tangguh

      UMKM digital-perbankan: Katalis inklusif menuju ekonomi nasional yang tangguh

      21 jam lalu

  • Lingkungan Hidup
    • Kemenhut lakukan penanaman 20,8 juta batang mangrove lewat M4CR di empat provinsi

      Kemenhut lakukan penanaman 20,8 juta batang mangrove lewat M4CR di empat provinsi

      33 menit lalu

      Pemkot Bandung akan kelola 30 persen timbulan sampah imbas pembatasan kuota TPA

      Pemkot Bandung akan kelola 30 persen timbulan sampah imbas pembatasan kuota TPA

      45 menit lalu

      Perhutani dan Pemkab Banyuwangi lakukan Gerakan Sedekah Oksigen bagikan bibit tanaman

      Perhutani dan Pemkab Banyuwangi lakukan Gerakan Sedekah Oksigen bagikan bibit tanaman

      1 jam lalu

      Gunung Semeru masih aktif alami gempa letusan

      Gunung Semeru masih aktif alami gempa letusan

      4 jam lalu

      Waspadai gelombang laut capai empat meter di NTB

      Waspadai gelombang laut capai empat meter di NTB

      5 jam lalu

  • Wisata
    • Saatnya potensi musik menjadi tren pariwisata Indonesia 2026

      Saatnya potensi musik menjadi tren pariwisata Indonesia 2026

      1 jam lalu

      Pengelola jelaskan alasan kenaikan harga tiket masuk Museum Nasional Jakarta

      Pengelola jelaskan alasan kenaikan harga tiket masuk Museum Nasional Jakarta

      3 jam lalu

      Komisi VII DPR dorong reformasi total faktor  keselamatan dan keamanan pariwisata

      Komisi VII DPR dorong reformasi total faktor keselamatan dan keamanan pariwisata

      3 jam lalu

      Putri Mandalika 2026 Lombok Tengah sambut event Bau Nyale diseleksi

      Putri Mandalika 2026 Lombok Tengah sambut event Bau Nyale diseleksi

      5 jam lalu

      Arus balik wisatawan libur Nataru terlihat di Bandara Ngurah Rai

      Arus balik wisatawan libur Nataru terlihat di Bandara Ngurah Rai

      8 jam lalu

  • Internasional
    • Venezuela bentuk komisi bebaskan Maduro imbas penangkapan Presidennya oleh AS

      Venezuela bentuk komisi bebaskan Maduro imbas penangkapan Presidennya oleh AS

      49 menit lalu

      China kecam intervensi militer AS di Venezuela, tolak "polisi dunia"

      China kecam intervensi militer AS di Venezuela, tolak "polisi dunia"

      3 jam lalu

      Korea Utara kecam keras serangan terbaru AS di Venezuela

      Korea Utara kecam keras serangan terbaru AS di Venezuela

      5 jam lalu

      Trump peringatkan penjabat baru presiden Venezuela lakukan hal yang benar

      Trump peringatkan penjabat baru presiden Venezuela lakukan hal yang benar

      8 jam lalu

      Nicolas Maduro akan dihadirkan di pengadilan federal New York, Senin

      Nicolas Maduro akan dihadirkan di pengadilan federal New York, Senin

      9 jam lalu

  • Olahraga
    • Klasemen Liga Prancis: Dua tim di puncak tetap berjarak satu poin di pekan 17

      Klasemen Liga Prancis: Dua tim di puncak tetap berjarak satu poin di pekan 17

      3 jam lalu

      Atletico Madrid main imbang dengan Real Sociedad 1-1

      Atletico Madrid main imbang dengan Real Sociedad 1-1

      8 jam lalu

      Timnas Kamerun melaju ke perempat final setelah kalahkan Afrika Selatan 2-1

      Timnas Kamerun melaju ke perempat final setelah kalahkan Afrika Selatan 2-1

      8 jam lalu

      PSG bertahan di posisi kedua Liga Prancis setelah kalahkan Paris FC 2-1

      PSG bertahan di posisi kedua Liga Prancis setelah kalahkan Paris FC 2-1

      8 jam lalu

      Fulham paksa Liverpool main imbang pada pertandingan pekan ke-20 Liga Inggris

      Fulham paksa Liverpool main imbang pada pertandingan pekan ke-20 Liga Inggris

      8 jam lalu

  • Foto
    • Aksi bebersih dan penertiban PKL di Alun Alun Kota Bogor

      Aksi bebersih dan penertiban PKL di Alun Alun Kota Bogor

      Sabtu, 3 Januari 2026 21:27

      Harga BBM turun di awal tahun baru 2026

      Harga BBM turun di awal tahun baru 2026

      Jumat, 2 Januari 2026 5:56

      Pergantian tahun di Kabupaten Bogor

      Pergantian tahun di Kabupaten Bogor

      Kamis, 1 Januari 2026 9:37

      Peresmian revitalisasi Prasasti Batutulis Bogor

      Peresmian revitalisasi Prasasti Batutulis Bogor

      Kamis, 1 Januari 2026 9:30

      Wisata satwa Taman Safari Bogor

      Wisata satwa Taman Safari Bogor

      Kamis, 1 Januari 2026 9:25

  • Video
    • Warga resah biawak masuk permukiman, Damkar siap bertindak

      Warga resah biawak masuk permukiman, Damkar siap bertindak

      Jumat, 2 Januari 2026 8:40

      Arus balik wisata Puncak diperkirakan berlangsung hingga 4 Januari

      Arus balik wisata Puncak diperkirakan berlangsung hingga 4 Januari

      Kamis, 1 Januari 2026 11:57

      Polemik Kebijakan  Prabowo Selama 2025

      Polemik Kebijakan Prabowo Selama 2025

      Kamis, 1 Januari 2026 11:46

      Car-free night, tahun baru di Jalur Puncak bakal bebas kendaraan

      Car-free night, tahun baru di Jalur Puncak bakal bebas kendaraan

      Rabu, 31 Desember 2025 9:03

      Sepak Bola 2025: Dari haru Timnas Indonesia hingga Trofi Eropa!

      Sepak Bola 2025: Dari haru Timnas Indonesia hingga Trofi Eropa!

      Selasa, 30 Desember 2025 22:18

Tahun 2026, dunia belum menuju keteraturan baru

Oleh Djoko Subinarto *) Selasa, 30 Desember 2025 8:52 WIB

Tahun 2026, dunia belum menuju keteraturan baru

Ilustrasi planet Bumi. ANTARA/Shutterstock/Trifonov/aa.

Jakarta (ANTARA) -
Kita cuma tinggal menghitung jam untuk segera menyambut datangnya tahun anyar 2026. Sayangnya, tahun 2026 datang bukan sebagai lembar baru yang benar-benar bersih.

Bisa dibilang tahun 2026 hadir sebagai kelanjutan dari dunia kita yang sudah lebih dulu retak, penuh bekas benturan kepentingan, dan makin miskin empati. Celakanya, retakan ini tidak sempat diperbaiki, hanya ditambal seperlunya. Selebihnya dibiarkan menganga.

Geopolitik global kiwari tampaknya tak lagi mengedepankan soal nilai. Hal yang lebih mengemuka justru transaksi, ancaman tarif, sanksi teknologi, dan unjuk kekuatan militer. Arena diplomasi lebih terasa seperti meja tawar-menawar. Siapa lemah, ia bakal membayar harga yang lebih mahal.

Dalam situasi seperti itu, ketahanan menjadi soal hidup-mati sebuah negara di tengah dunia yang kian brutal. Kesalahan kecil bisa berujung fatal. Politik ketahanan tidak selalu berarti siapa yang paling kuat, namun, justru sering ditentukan oleh siapa yang paling lentur membaca perubahan. Siapa yang kaku mudah patah. Siapa yang lentur bisa bertahan lebih lama.


Empat kategori

Dunia di tahun 2026 bakal diwarnai dengan setidaknya empat kategori negara. Ada kelompok negara yang adaptif, ada yang oportunis, ada yang melawan arus, dan ada pula yang kewalahan, tanpa pegangan. Meski demikian, empat kategori ini tidaklah hitam-putih. Banyak negara berdiri di wilayah abu-abu.

Kelompok pertama, negara-negara adaptif adalah mereka yang sadar bahwa dunia tidak bisa dikendalikan, tapi masih bisa dinegosiasikan. Fokus mereka bukan menguasai sistem, melainkan bertahan di dalamnya. Prinsipnya sederhana, yakni jangan bergantung pada satu pintu.

Negara adaptif tidak sibuk berteriak tentang tatanan ideal. Mereka cenderung lebih fokus memperluas pilihan, mendiversifikasi pasar, dan menjaga ruang manuvernya. Bagi kelompok ini, yang utama, roda ekonomi tetap bergulir.

Sekadar ilustrasi, China, misalnya, memilih memperkuat ekspor dan jejaring Global South sambil memoles diri sebagai jangkar stabilitas. Bukan karena idealisme, tapi demi terus bertahan. Stabilitas dijual sebagai produk politik.

Demikian juga India. Ia bertransaksi dengan siapa pun, dari Washington sampai Moskow, tanpa merasa perlu menjelaskan sikap moralnya ke publik global. Prinsipnya jelas bahwa kepentingan nasional di atas segalanya. Soal moral bisa dibicarakan belakangan.

Di sisi lain, ada kelompok negara oportunis. Mereka melihat kekacauan sebagai ladang emas. Ketidakpastian justru membuka ruang tawar. Di saat dunia kacau, peluang justru bisa lebih melebar.

Negara-negara Teluk termasuk dalam kelompok ini. Ketika dunia terbelah, mereka justru menjual diri sebagai mediator, investor, dan pusat teknologi baru. Perang di tempat lain menjadi peluang diplomasi di meja mereka. Modal finansial berubah menjadi modal politik.

Oportunisme bukan tanpa risiko, namun dalam dunia transaksional, kemampuan membaca peluang kerap lebih berharga daripada konsistensi ideologis. Mereka yang ragu akan tertinggal. Adapun yang berani mengambil celah bisa merangsek ke depan dengan cepat.

Kelompok ketiga adalah negara-negara yang memilih resisten. Mereka menolak tunduk sepenuhnya pada logika kekuatan. Mereka yakin dan percaya dunia tidak boleh sepenuhnya dikendalikan oleh senjata dan uang.

Gerakan resistensi ini tidak selalu datang dari negara-negara besar. Resistensi banyak muncul dari negara kecil, pun masyarakat sipil, dan juga aliansi nonformal. Mereka bergerak di ruang sempit, tapi justru di situlah ide-ide mereka lahir.

Mereka menolak normalisasi kekerasan, menolak perang sebagai instrumen bisnis, dan berusaha menjaga ruang etika di tengah dunia yang kian sinis. Suara mereka sering kalah nyaring, namun, bukan berarti tak berarti.

Masalahnya, menjadi resisten itu membutuhkan stamina politik dan ekonomi. Tidak semua sanggup membayar harga tersebut. Tekanan datang dari luar dan dalam. Kesalahan sedikit bisa berakibat runtuhnya legitimasi.

Kelompok yang terakhir adalah negara-negara yang paling rawan. Mereka terseret arus geopolitik global, tanpa kompas kebijakan dan kepemimpinan yang jelas. Kebijakan mereka sering reaktif. Hari ini satu arah, tiba-tiba besok berbalik arah.

Ketergantungan ekonomi, konflik internal, dan lemahnya institusi membuat negara-negara dalam kelompok ini menjadi objek, bukan subjek, dari tatanan global baru. Keputusan diambil orang lain, sementara dampaknya ditanggung rakyat sendiri. Ibarat pepatah, orang lain makan nangka, kita yang menerima getahnya.


Kemampuan adaptasi

David Chandler, pakar hubungan internasional dari Universitas Westminster, Inggris, pernah mengutarakan bahwa ketahanan bukan soal kembali ke kondisi lama, melainkan kemampuan beradaptasi di tengah ketidakpastian permanen. Nah, dunia kita, saat ini tidak lagi menyediakan zona nyaman berupa kepastian dan kestabilan.

Faktanya, kondisi dunia tidak sestabil seperti dulu. Maka, negara yang berharap kondisi normal kembali justru akan semakin tertinggal. Dalam hal ini, nostalgia menjadi semacam jebakan. Masa lalu tidak menyediakan peta untuk masa depan.

Dalam hal ini, Uni Eropa memberi contoh gamblang. Di satu sisi, ia berbicara tentang otonomi strategis, di sisi lain, ia masih berlindung di bawah payung keamanan Amerika Serikat (AS). Ia ingin mandiri, tetapi belum benar-benar siap berdiri sendiri.

Posisi setengah-setengah itu melahirkan kebijakan yang juga setengah matang. Anggaran pertahanan meningkat, namun arah politiknya tak sepenuhnya jelas. Ketahanan dipersempit menjadi soal senjata dan aliansi militer, bukan sebagai strategi sosial dan ekonomi yang menyentuh kehidupan sehari-hari.

Di titik inilah dampaknya mulai merembes ke bawah. Ketika negara sibuk mengurus postur pertahanan dan manuver geopolitik, biaya hidup justru melonjak. Pasar kerja tertekan, subsidi dipangkas, dan jaring pengaman sosial menipis. Ketahanan negara dibicarakan di ruang konferensi, sementara ketahanan warga diuji di dapur rumah tangga.

Tak heran jika warga Eropa -- dan kemudian warga di belahan dunia lain -- mulai kelelahan. Pasalnya, ketimpangan melebar, harga energi dan pangan terkerek naik, dan agenda geopolitik terasa kian jauh dari realitas sehari-hari. Rakyat diminta memahami strategi besar, dan menunggu hasil jangka panjang. Toh perut tak bisa menunggu. Ia harus diisi hari ini juga.

Itulah paradoks yang bisa terjadi di tahun 2026. Negara-negara sibuk bersiap perang, sementara rakyat sibuk bertahan hidup. Ketika jarak ini kian melebar, kepercayaan bisa ikut runtuh. Dan tanpa kepercayaan, ketahanan pun menjadi rapuh.

Ketika legitimasi politik melemah, kekuatan koersif sering dijadikan jalan pintas. Tapi, sejarah menunjukkan, hal itu hanya menunda krisis, bukan menyelesaikannya. Represi mungkin efektif sesaat. Namun, luka sosialnya bakal panjang.

Maka, politik ketahanan seharusnya bukan ihwal siapa paling agresif atau paling cepat bereaksi, melainkan siapa yang paling cerdas membaca situasi dan menghindari benturan yang tak perlu. Menang bukan selalu soal menjatuhkan lawan. Kadang, justru soal tidak ikut terseret ke dalam konflik.

Oleh karena itu, negara-negara yang mampu bertahan di 2026 adalah mereka yang paling tenang mengatur langkahnya. Mereka tahu kapan harus maju, kapan harus menepi, dan kapan harus diam.

Yang tersingkir bukan selalu yang miskin sumber daya, tapi yang gagal membaca perubahan dan selalu terjebak nostalgia pada tatanan lama. Padahal, dunia tidak pernah menunggu siapa pun. Ia bergerak terus, kadang tanpa aba-aba maupun peringatan.

Tahun 2026 akhirnya akan memperlihatkan satu kenyataan sederhana bahwa dunia sedang tidak baik-baik saja. Dunia kita tidak sedang menuju keteraturan baru, melainkan sedang belajar bertahan dalam kekacauan yang berulang dan tak kunjung reda.

Walhasil, siapa yang paham, ia akan mampu bertahan. Siapa yang salah membaca, ia akan tersingkir. Apa boleh buat.

 

*) Djoko Subinarto adalah kolumnis, alumnus Departemen Hubungan Internasional, Universitas Padjadjaran

Uploader : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

KAI Group layani 27,25 juta pelanggan pada angkutan Nataru 2025/2026

KAI Group layani 27,25 juta pelanggan pada angkutan Nataru 2025/2026

1 jam lalu

Hyundai bakal segarkan Creta edisi terbaru di tahun 2026

Hyundai bakal segarkan Creta edisi terbaru di tahun 2026

4 Januari 2026 11:55

Kemendikdasmen alokasikan beasiswa S1 bagi 150.000 guru pada tahun 2026

Kemendikdasmen alokasikan beasiswa S1 bagi 150.000 guru pada tahun 2026

3 Januari 2026 21:25

Bapanas: RI telah swasembada beras, stok awal tahun  2026 capai 12,529 juta ton

Bapanas: RI telah swasembada beras, stok awal tahun 2026 capai 12,529 juta ton

3 Januari 2026 12:48

Kunjungan wisman ke Kepri pada awal tahun 2026 capai 7.146 orang

Kunjungan wisman ke Kepri pada awal tahun 2026 capai 7.146 orang

3 Januari 2026 07:35

Dirut Bulog: Penyaluran beras SPHP dilakukan selama  tahun 2026

Dirut Bulog: Penyaluran beras SPHP dilakukan selama tahun 2026

3 Januari 2026 04:13

155.596 kendaraan kembali ke Jabotabek di awal tahun 2026

155.596 kendaraan kembali ke Jabotabek di awal tahun 2026

2 Januari 2026 22:14

Presiden Prabowo beri tugas khusus awal 2026 kepada Seskab, Mensesneg, Menlu, Dasco

Presiden Prabowo beri tugas khusus awal 2026 kepada Seskab, Mensesneg, Menlu, Dasco

2 Januari 2026 21:58

Terpopuler

Polisi tangkap dua pencopet yang beraksi saat HBKB di Bundaran HI

Polisi tangkap dua pencopet yang beraksi saat HBKB di Bundaran HI

Mauricio Souza belum analisis kekuatan Persib Bandung

Mauricio Souza belum analisis kekuatan Persib Bandung

Bek Borussia Dortmund telah pulih jelang liga Jerman  lawan Frankfurt

Bek Borussia Dortmund telah pulih jelang liga Jerman lawan Frankfurt

Jadwal Liga Inggris: Bournemouth coba adang laju bagus pemuncak klasemen Arsenal

Jadwal Liga Inggris: Bournemouth coba adang laju bagus pemuncak klasemen Arsenal

Pelatih Barcelona Flick pastikan Araujo sudah bergabung dengan skuad Barcelona

Pelatih Barcelona Flick pastikan Araujo sudah bergabung dengan skuad Barcelona

Top News

  • Anggota DPR minta sekolah bantu pemulihan mental siswa korban bencana di Sumatera

    Anggota DPR minta sekolah bantu pemulihan mental siswa korban bencana di Sumatera

    30 menit lalu

  • Kemenhut lakukan penanaman 20,8 juta batang mangrove lewat M4CR di empat provinsi

    Kemenhut lakukan penanaman 20,8 juta batang mangrove lewat M4CR di empat provinsi

    33 menit lalu

  • Pemkot Bandung akan kelola 30 persen timbulan sampah imbas pembatasan kuota TPA

    Pemkot Bandung akan kelola 30 persen timbulan sampah imbas pembatasan kuota TPA

    45 menit lalu

  • Anggota DPR: Sempurnakan strategi lantas Nataru untuk mudik Lebaran 2026

    Anggota DPR: Sempurnakan strategi lantas Nataru untuk mudik Lebaran 2026

    45 menit lalu

  • Venezuela bentuk komisi bebaskan Maduro imbas penangkapan Presidennya oleh AS

    Venezuela bentuk komisi bebaskan Maduro imbas penangkapan Presidennya oleh AS

    49 menit lalu

Antara News bogor
megapolitan.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Kabar Daerah
  • Ekonomi
  • Iptek
  • Artikel
  • Lingkungan Hidup
  • Wisata
  • Internasional
  • Olahraga
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA