Tanjungpinang (ANTARA) - Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyampaikan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman melalui delapan pintu masuk terminal feri internasional di daerah itu per 1 Januari 2026 mencapai 7.146 orang.
"Wisman terbanyak berasal dari Malaysia, Singapura, India dan Korea," kata Kepala Dispar Kepri Hasan di Tanjungpinang, Jumat.
Hasan menyebutkan jumlah kedatangan wisman terbanyak masuk melalui Pelabuhan Internasional Batam Centre, Kota Batam sebanyak 2.484 orang, dan Pelabuhan Internasional Harbourbay Batam mencapai 1.965 orang.
Kemudian, Pelabuhan Internasional Bandar Bintan Telani (BBT) Lagoi, Kabupaten Bintan sebanyak 1.263 orang, dan disusul Pelabuhan Internasional Sekupang Batam 457 orang, serta Pelabuhan Internasional Nongsapura Batam 242 orang.
Baca juga: Disbudpar sebut wisata olahraga golf di Batam tarik wisatawan mancanegara
Baca juga: Kunjungan wisman di Batam lebih dari 100 ribu per bulan
Selanjutnya, Pelabuhan Internasional Goldcoast Bengkong Batam 254 orang, lalu Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang 323 Wisman, dan Pelabuhan Internasional Tanjung Balai Karimun 158 orang."Kalau di Bintan, rata-rata wisatawan berkunjung ke Lagoi dan Trikora. Sedangkan di Batam, tersebar di Nongsa, Batam Center termasuk privat island seperti Pulau Nirup," ungkapnya.
Hasan optimistis tren kedatangan wisman Kepri awal tahun menjadi momentum untuk meningkatkan kunjungan wisata 2026, baik wisatawan domestik maupun luar negeri.
Dia menekankan perlunya kolaborasi antara pemerintah dan para pelaku industri wisata dalam mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan tahun ini, termasuk mengevaluasi perkembangan destinasi wisata tahun 2025.
Baca juga: Wagub targetkan tiga juta wisatawan mancanegara ke Kepri pada 2027
"Mudah-mudahan kondisi ekonomi dan politik global membaik, sehingga tren kunjungan wisata ke Kepri terus meningkat dari waktu ke waktu," ucap Hasan.
Hasan turut menambahkan pihaknya tengah menghitung tingkat kunjungan wisata tahun 2025.
Berdasarkan perkiraan sementara, angka kunjungan wisman mencapai dua juta orang, atau melebihi target RPJMD sebanyak 1,7 juta orang. Sedangkan wistawan nusantara diprediksi menyentuh 4,3 juta orang.
"Untuk data kunjungan pastinya, nanti akan disampaikan BPS Kepri," demikian Hasan.
