Dharmasraya (ANTARA) - Bupati Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar), Annisa Suci Ramadhani, mengatakan pemerintah setempat memasak dua ton rendang untuk membantu masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Pulau Sumatra.
Kegiatan memasak dua ton rendang bertajuk "Dharmasraya Peduli" itu dipusatkan di kawasan Kantor Bupati Dharmasraya dengan melibatkan seluruh Forkopimda, OPD, camat, wali nagari, Dharmasraya Wanita, Persit, dan pihak terkait lainnya.
"Dua ton rendang ini berasal dari donasi masyarakat Dharmasraya yang dihimpun melalui Dharmasraya Peduli, sebagian dana yang terkumpul kita salurkan dalam bentuk pangan rendang," katanya saat meninjau pelaksanaan memasak rendang, di Pulau Punjung, Senin.
Ia mengatakan setelah dimasak dan kemas bantuan pangan tersebut rencana akan disalurkan di sejumlah wilayah di Sumbar hingga Aceh.
Baca juga: Muhammadiyah menyalurkan 30 ton beras bantuan NGO UEA ke masyarakat korban banjir
Menurut dia pendanaan memasak dua ton rendang bersumber dari donasi masyarakat yang dihimpun melalui Dharmasraya Peduli, tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sedikitpun.
Menurut dia Pemkab Dharmasraya sebelumnya juga telah merespon bencana Sumatra dengan mengirimkan sembako, relawan dan alat berat untuk membantu pemulihan dan membersihkan rumah sisa bencana.
"Sebagian dari dana yang terkumpul dalam bentuk uang, kita alihkan untuk memasak rendang dan kirim ke masyarakat yang terdampak bencana," ujarnya.
Baca juga: Golkar Papua donasikan Rp406 juta bagi warga Aceh
Ia mengatakan memasak dua ton rendang merupakan wujud kepedulian dan solidaritas masyarakat Dharmasraya terhadap korban bencana, sekaligus menjadi sarana mempererat kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Melalui aksi Dharmasraya Peduli, kata dia Pemkab Dharmasraya berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban para korban bencana serta menjadi penguat semangat kebersamaan dan kemanusiaan sebagai sesama anak bangsa.
Sementara, Ketua Panitia Pelaksanaan, Martin Efendi menambahkan rendang tersebut akan dikirim setelah proses memasak dan pengemasan selesai.
Baca juga: Bantuan kemanusiaan EIGER dikirim ke korban bencana di Sumatera
"Hari proses memasak sudah selesai, besok untuk proses pengemasan atau packing. Kita jadwalkan Rabu (24/12) atau Kamis (25/12) sudah didistribusikan," ujarnya yang juga Kepala Dinas SOSP3APPKB
Ia menekankan dua ton rendang yang sudah masak tersebut akan kemas menjadi sekitar 4.000 bungkus, dengan masing-masing kemasan berisi seberat 1/2 kilogram.
Untuk titik distribusi, tambah dia akan disalurkan ke wilayah Sumbar, jika akses memungkinkan untuk dilalui akan didistribusikan ke wilayah Tamiang, Aceh. Untuk kepastian akan dirapatkan dengan tim teknis terlebih dahulu.
